17:00 . Bupati Bojonegoro Pastikan Persibo Daftar Liga 3 Besok   |   14:00 . Pandemi Covid-19, Dinpora Minta Atlet Tetap Berlatih   |   13:00 . Pelaku IKM dan UMKM Gelar Senam Minggu Ceria Bangkitkan Ekonomi Kecil   |   12:00 . Pagu PPDB Belum Terpenuhi, Jalur Ini Jadi Solusi   |   10:00 . Harga Cabai Rawit Mulai Merangkak Naik di Pasaran   |   09:00 . STAI Attanwir Semakin Berkembang   |   08:00 . Yanuar Amni Optimis Tangani Persibo   |   07:00 . Waspada, Nobar EURO Harus Taati Prokes   |   20:00 . Himatika Unu Sunan Giri Luncurkan Komet Sebagai Optimaliasi Prestasi   |   19:00 . Polres Analisa dan Evaluasi Penangan Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . Wagub Emil Dardak Sebut AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar   |   17:00 . Silaturahmi, PEPC Olahraga Bersama Tetap Patuhi Prokes   |   15:00 . Bantu UMKM, Kadin Bojonegoro Gandeng Bank   |   14:00 . Kemenko Perekonomian Kunjungi Proyek JTB di Bandungrejo   |   13:00 . Gus Ipul Ikuti Rakerwil AMSI Jatim Lewat Virtual   |  
Sun, 13 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Serap Aspirasi, Kuswiyanto Belajar di Kandang Sapi

blokbojonegoro.com | Sunday, 05 February 2017 13:00

Reporter: Nidhomatum MR

blokBojonegoro.com -
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia (DPR RI) Komisi VIII, Kuswiyanto melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Minggu (5/2/2017). Pada kesempatan itu, Kuswiyanto belajar ternak sapi di kandang milik Kusnan, peternak sapi desa setempat.

Kusnan dikenal telah banyak menjuarai kontes sapi tingkat daerah dan nasional sehingga sapi-sapinya menjadi langganan Bupati, Gubernur bahkan Presiden untuk moment Qurban tahunan.

Dalam kunjungan kerjanya di Bojonegoro, Kuswiyanto Anggota DPR RI Komisi VIII ini sengaja ingin belajar dan mendengarkan keluh kesah peternak sapi di kandang milik Kusnan. Dia datang bersama Ketua DPRD Bojonegoro, Suyuthi dan Komisi D DPRD, Lasuri.

Bersama warga setempat Kusnan bercerita bagaimana merawat sapi-sapinya dengan hati, memberi makan dengan pola tepat, ukuran dan waktu hingga  komposisi bahan makanannya. Sehingga telah banyak yang belajar dikandang miliknya mulai dari wilayah Jawa hingga luar Jawa. Tapi yang dikeluhkan hari ini adalah murahnya harga sapi meski harga daging sapi relatif stabil.

Menurut Kuswiyanto problem besar pertanian dan peternakan itu karena kartel-kartel yg membuat harga sapi turun, sehingga Presiden ingin mewujudkan Kedaulatan pangan pertanian dan peternakan dari dalam negeri. "Oleh karenanya peternak harus mulai modern. Bagaimana memanfaatkan kotoran untuk pupuk organik, untuk biogas yang manfaatnya tentu lebih besar seperti masak dan listrik," jelasnya

Sementara Lasuri yang membidangi peternakan menjelaskan bahwa kabupaten telah mendirikan Puskeswan di semua kecamatan dan Puskeling ternak. Namun karena imbas import, harga sapi terus turun meski harga daging tetap tinggi.

"Ini adalah wujud perhatian Pemkab terhadap peternak Bojonegoro, sehingga harapanya bagamana Kang Kus yang menjadi wakil kita di pusat bisa ikut menekan kebijakan import sapi yang masih terus ada," ujarnya. [lis]

 

Tag : dpr ri, kunker

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more