15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |   18:00 . Liburan Tetap Belajar Kenapa Tidak?   |   17:00 . Ketua Kontingen Bojonegoro Apresiasi Prestasi Atlet Judo   |   16:00 . Ada 1 Juta lebih DPB, Didominasi Perempuan   |   15:00 . KPU Bojonegoro Gelar Rakor Pemutakhiran DPB   |   14:00 . Atlet Judo Bojonegoro Sumbang 3 Medali   |   13:00 . Atlet Taekwondo Bojonegoro Raih Satu Medali Perak   |   10:00 . Bebas PMK, 9.308 Ekor Sapi di Bojonegoro Siap kurban   |  
Wed, 29 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ternyata, Pestisida Termasuk Faktor Wabah Wereng

blokbojonegoro.com | Tuesday, 27 June 2017 20:00

Kontributor : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Serangan hama wereng yang semakin mewabah di Kabupaten Bojonegoro, tentunya membuat banyak petani mengeluh terkait serangan hawa tersebut. Wereng membuat tanaman padi petani menjadi kering, bahkan memerah seperti habis kebakar.
 
Kasi Perlindungan Tanaman, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Bojonegoro, Susana, menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan hama wereng yang semakin mewabah, seperti tidak adanya pola tanam yang bagus, penanaman padi yang tidak serentak, dan juga penyemprotan hama yang tidak bersama-sama.
 
"Sehingga hawa wereng tetap berada di sawah tersebut dan malah berkembang biak, karena padi adalah rumah bagi hama wereng," jelas perempuan berkacamata itu.
 
Selain itu, ternyata salah satu penyebab hawa wereng yang tidak diketahui oleh para petani adalah, penyemprotan pestisida tanpa aturan dan melebihi takaran, sehingga hama wereng semakin beradaptasi dengan pestisida tersebut. Alhasil wereng semakin sulit dikendalikan.
 
"Boleh menggunakan pestisida, namun hanya sebatas yang dianjurkan," terang Susana kepada blokBojonegoro.com.
 
Diketahui sendiri, bahwa ada enam kecamatan di Bojonegoro yang menjadi endemik hama wereng, yaitu Kecamatan Balen, Kecamatan Kapas, Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Dander, Kecamatan Kalitidu dan Kecamatan Trucuk.[din/lis]

Tag : Wereng, hama, padi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat