23:00 . Inilah Jejak Karier DR. Didik Farkhan Alisyahdi, Kajati Banten   |   22:00 . Didik Farkhan, Putera Terbaik Bojonegoro Jabat Kajati Banten   |   20:00 . IHC RSPP Jadi Bagian Mayo Clinic Care Network   |   16:00 . Limbah Sampah di TPA Diolah Jadi Bensin dan Solar   |   14:00 . Selama Tahun 2022, PETI Dominasi Kasus Hukum Sektor Pertambangan Minerba   |   13:00 . Diberangkatkan Bupati, STIKES Rajekwesi Mulai KKN Tematik Desa Tangguh   |   07:00 . 7 Cara Bersyukur Setiap Hari, Hidup Akan Lebih Bahagia   |   23:00 . Libatkan Puluhan Pekerja Kreatif dan Ratusan Ekstras asli Bojonegoro   |   22:00 . Tangis Haru Mbah Painem Asal Gondang Bisa Masuk Film Internasional   |   20:00 . Tayang Perdana di Bojonegoro, Film Autobiography Disambut Warga   |   19:00 . Jalan Utara Pasar Kota Bojonegoro Jadi Dua Arah, Dishub : Murni Program Pemkab   |   18:00 . Benarkah Pedagang Pasar Wisata Akan Ditarik Iuran Rp200 Ribu?   |   16:00 . Angka Partisipasi Daftar PPS Tinggi, KPU Provinsi Jatim Beri Apresiasi   |   15:00 . Healing Budget Minimalis, Nikmati Kopi Senja di Flyover Gayam   |   14:00 . Kiai Afifuddin Muhajir: Piagam PBB dalam Bingkai Syariat; Serial Halaqah Fikih Peradaban Lirboyo   |  
Fri, 27 January 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ternyata, Pestisida Termasuk Faktor Wabah Wereng

blokbojonegoro.com | Tuesday, 27 June 2017 20:00

Kontributor : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Serangan hama wereng yang semakin mewabah di Kabupaten Bojonegoro, tentunya membuat banyak petani mengeluh terkait serangan hawa tersebut. Wereng membuat tanaman padi petani menjadi kering, bahkan memerah seperti habis kebakar.
 
Kasi Perlindungan Tanaman, Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Bojonegoro, Susana, menjelaskan, banyak faktor yang menyebabkan hama wereng yang semakin mewabah, seperti tidak adanya pola tanam yang bagus, penanaman padi yang tidak serentak, dan juga penyemprotan hama yang tidak bersama-sama.
 
"Sehingga hawa wereng tetap berada di sawah tersebut dan malah berkembang biak, karena padi adalah rumah bagi hama wereng," jelas perempuan berkacamata itu.
 
Selain itu, ternyata salah satu penyebab hawa wereng yang tidak diketahui oleh para petani adalah, penyemprotan pestisida tanpa aturan dan melebihi takaran, sehingga hama wereng semakin beradaptasi dengan pestisida tersebut. Alhasil wereng semakin sulit dikendalikan.
 
"Boleh menggunakan pestisida, namun hanya sebatas yang dianjurkan," terang Susana kepada blokBojonegoro.com.
 
Diketahui sendiri, bahwa ada enam kecamatan di Bojonegoro yang menjadi endemik hama wereng, yaitu Kecamatan Balen, Kecamatan Kapas, Kecamatan Bojonegoro, Kecamatan Dander, Kecamatan Kalitidu dan Kecamatan Trucuk.[din/lis]

Tag : Wereng, hama, padi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more