21:00 . Perampok dan Brandal yang Mengacaukan Warga, 3 Desa Kecil jadi Bumirejo   |   20:00 . Baru Nikah, 50 Pasangan Muda di Bojonegoro Kandas   |   19:00 . Jelang Masa Akhir Petik, Harga Tembakau di Bojonegoro Terus Menurun   |   18:00 . Pemimpin Desa Bumirejo Dari Masa 1873   |   08:00 . Kwarcab Bojonegoro Laksanakan Apel Besar bersama Ka. Kwarda Jawa Timur   |   06:00 . Manbaul Ulum Bulu Bersholawat   |   18:00 . TP PKK Jawa Timur Resmi Lantik Dian Adiyanti Sebagai PJ Ketua TP PKK Bojonegoro   |   17:00 . KA Rute Bojonegoro-Yogyakarta Dirindukan Penumpang   |   16:00 . Wamenag RI Kunker ke Bojonegoro, Resmikan Gedung Imam Zarkasyi, Al-Rosyid   |   15:00 . Belum Ada Kabar Baik Soal Persibo, Supporter Akan Wadul Pj Bupati   |   14:00 . Kunjungi 2 Ponpes di Bojonegoro, Begini Pesan Kesan Wamenag RI   |   14:00 . Buktikan Kinerja Unggul, Pertamina Hulu Energi Terapkan Strategi Sinergi Operasi   |   13:00 . Ini Persyaratan Formasi Kesehatan dan Tenaga Teknis PPPK Pemkab Bojonegoro   |   10:00 . Biosaka Bikin Cepat Panen Solusi Efisiensi Biaya   |   08:00 . Suksesnya MSD 2023 Jadi Bentuk Suport Warga ke Desa¬†   |  
Fri, 29 September 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Yayasan Bina Swadaya Berdayakan Masyarakat Melalui RPK

blokbojonegoro.com | Wednesday, 19 July 2017 21:30

Reporter: Nur Muharrom
 
blokBojonegoro.com - Seiring berjalannya usaha Koperasi Produsen Agribisnis (KPA) Makmur Sejahtera Bersama hasil dampingan EMCL melalui Yayasan Bina Swadaya,  bekerja sama dengan Bulog menjalankan  program Rumah Pangan Kita (RPK). RPK bertujuan menstabilkan harga pangan agar lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat secara merata. 
 
Program RPK ini memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya harus di lahan sendiri dan memiliki modal awal Rp5 juta. Antusias masyarakat untuk mendirikan RPK tentunya akan diseleksi oleh pihak Bulog, sehingga akan menumbuhkan pelaku usaha yang benar-benar dari rakyat. KPA memastikan langkah untuk memegang kontrak kerja sama dengan Bulog untuk memberikan layanan kepada anggotanya melalui pendirian RPK di setiap KSM. 
 
KPA menginvestasikan dananya ke KSM yang layak mendirikan RPK. Pembagian keuntungan yang disepakati KPA dengan KSM yaitu 20 persen untuk KPA, 80 persen untuk KSM. Sementara, pembagian keuntungan di tingkat KSM yaitu 90 persen untuk pengelola RPK dan 10 persen untuk KSM. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi anggota KPA dan KSM.  
 
Dalam menghadirkan layanan KPA dan KSM di awal, semua untuk kesejahteraan anggota saja. Jadi, dari anggota, oleh anggota untuk anggota. Saat ini titik berat pelayanan KPA dan KSM sudah mulai merambah masyarakat secara umum.
 
Hal senada juga diungkapkan oleh Kristanto Ari. Pendamping KPA dan CCO Program Livelihood Yayasan Bina Swadaya dan EMCL Bojonegoro ini berpendapat bahwa RPK nantinya juga menjadi starting point untuk outlet produk-produk yang dihasilkan KPA dan KSM. Jadi tidak hanya beras, gula, dan minyak dari Bulog, tetapi berbagai produk KPA dan KSM juga akan hadir melayani kebutuhan masyarakat sekitar.
 
“Target awal investasi KPA di RPK ini 100 kg gula dan 70 liter minyak. Program ini kedepan- nya sebagai upaya KPA memberdayakan KSM dan mempromosikan KPA dan KSM untuk seluruh masyarakat Bojonegoro,” tegas Kristanto Ari. [mu/lis]

Tag : ybs, yayasan bina swadaya, bina swadaya



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat