15:00 . Algoritma Kekuasaan: Rumus Diam-diam yang Menggerakkan Dunia   |   14:00 . Upah Tak Dibayar, Karyawan PT Laskar Buah Indonesia Cari Keadilan   |   13:00 . Curi Uang Rp39 Juta, Warga Lamongan Diringkus Polres Bojonegoro   |   12:00 . Cerianya 3.129 CPNS dan PPPK di Bojonegoro Terima SK Pengangkatan   |   11:00 . Setyo Pribowo Resmi Pimpin Forsekdes Bojonegoro 2025–2030, Pemkab Dorong Kolaborasi dan Profesionalisme Sekdes   |   10:00 . Sinergi Pemkab dan PD 'Aisyiyah Bojonegoro, Gelar Lokakarya Penyediaan Layanan untuk Pencegahan Perkawinan Anak   |   09:00 . Kasus TPPO di Bojonegoro : Janji Pekerjaan Berujung di Meja Hijau   |   08:00 . MTs Abu Darrin Raih Juara Umum Porseni 2025 Kabupaten Bojonegoro   |   07:00 . MII Kepoh Luncurkan Program Unggulan, Mengaji Al-Qur’an dengan Metode Yahqi dan Hanifida   |   20:00 . Hasil Autopsi Jenazah Korban Pembacokan di Bojonegoro: Luka Tembus Otak Besar   |   19:00 . Kondisi Terkini Tiga Korban Pembacokan di Bojonegoro   |   18:00 . Pelaku Pembacokan di Bojonegoro Diancam Hukuman Mati   |   16:00 . Diamankan Polisi, Begini Motif Pelaku Pembacokan di Bojonegoro   |   12:00 . Pertahankan Stamina Prajurit, Kodim Bojonegoro Gelar Garjas Periodik   |   11:00 . Geger! Warga Bojonegoro Bacok Ketua RT hingga Meninggal   |  
Thu, 01 May 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mahasiswa Calon Guru Ikuti Workshop Research Inovasi Alat Pembelajaran

blokbojonegoro.com | Tuesday, 29 August 2017 15:00

Mahasiswa Calon Guru Ikuti Workshop Research Inovasi Alat Pembelajaran

Reporter: Muhammad Qomarudin blokBojonegoro.com - Sekitar 20 mahasiswa berlatar belakang jurusan keguruan, mengikuti Workshop Research Inovasi Alat Pembelajaran, yang diselenggarakan oleh Society Education Centre (SEC) di Pusat Belajar Guru (PBG) Bojonegoro, Selasa (29/8/2017). Para mahasiswa tersebut, berasal dari 4 kampus diantaranya IKIP PGRI Bojonegoro, STAI At-Tanwir, STAI Sunan Giri, dan Universita Terbuka. Mereka mengikuti workshop yang diberikan oleh pemateri dari Dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Rakhmawati dan Hernik Farisia. Salah satu peserta workshop, Titis Nurmaertha mengaku, ingin menambah pengetahuan, wawasan, dan pengalaman. Menurutnya, sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan sebagai calon guru sangat penting bukan hanya mengajar saja, melainkan bisa research inovasi alat pembelajaran. "Nantinya saat mengajar di kelas, pembelajaran bisa berjalan dengan lancar dan tidak monoton, serta siswa dapat menyerap ilmu yang kita berikan," kata Titis, sapaan akrabnya. Hadir dalam pembukaan workshop tersebut, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi. Dalam sambutannya, politisi asal Sumberrejo tersebut mengapresiasi adanya workshop Inovasi Alat Pembelajaran yang berlangsung dari pagi hingga sore hari.

Menurutnya, kebanyakan dari kebijakan pemerintah utamanya dalam bidang pendidikan masih belum maksimal dalam melakukan riset. Seharusnya, sebelum mengeluarkan kebijakan harus benar-benar dikaji terlebih dahulu. Sebagai contoh Full Day School (FDS), adakah sekolah yang menjadi pilot project dan hasilnya maksimal? apakah juga bisa diterapkan di sekolah-sekolah pinggiran. Selain itu masih banyak kebijakan-kebijakan lainnya yang selalu berubah-ubah. "Sebelum membuat kebijakan, seharusnya sudah dilakukan riset sehingga hasilnya bisa jelas seperti apa dan bisa diimplementasikan di semua lembaga pendidikan," jelasnya. Sally juga berpesan kepada para mahasiswa calon guru yang mengikuti workshop, untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bimbingan dari pemateri terkait inovasi alat pembelajaran. Sehingga nanti bisa menerapkan pada sekolah-sekolah yang akan dijadikan pilot project oleh SEC setelah kegiatan ini. Ketua SEC, Parto Sasmito menjelaskan, adanya workshop tersebut, untuk meningkatkan dan memberdayakan kemampuan mahasiswa jurusan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Bojonegoro. Agenda ini menjadi kegiatan penting dalam pengembangan kemampuan para calon guru di bidang perencanaan pembelajaran. "Kegiatan ini bukan hari ini saja dan selesai. Melainkan adalah awal dari kegiatan-kegiatan selanjutnya," terang alumni IKIP PGRI Bojonegoro tahun 2012 itu. Tujuannya, lanjut Parto, agar peserta memahami strategi dan media pembelajaran yang inovatif, mampu mengimplementasikan dalam proses belajar mengajar di ruang kelas, dan dapat mengembangkan inovasi pembelajaran berdasar hasil refleksi dan research, serta dapat membuat rencana pembelajaran yang inovatif, mudah diterapkan murah dan berkualitas. [din/rom]

Tag : PBG, SEC



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 April 2025 15:00

    Semarak Kartini Meriahkan Desa Tejo

    Semarak Kartini Meriahkan Desa Tejo Dalam rangka memperingati Hari Kartini, seluruh lembaga pendidikan yang ada di Desa Tejo, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan Semarak Kartini yang berlangsung meriah dan penuh semangat, Senin pagi (21/4/2025)...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat