17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |   13:00 . Dihantam CB, Pengendara Supra Meninggal Seketika di Tempat   |   12:00 . 262 Pasangan Muda Ajukan Dispensasi Kawin   |   10:00 . Olah Sayur Jadi Berbagai Cemilan, Penjualan Hingga Mancanegara   |   08:00 . Kebakaran Hanguskan 10 Bidak Pasar Ayam Bojonegoro   |   07:00 . Tips Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran   |   19:00 . Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Saat Larangan Mudik   |   18:00 . Nabung Emas Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Selama Pandemi   |   16:00 . Produksi Minuman Herbal Kekinian Wanita Asal Kapas Raup Omzet Belasan Juta   |   14:00 . Lebaran, Penumpang Perahu di Tambangan Sarirejo Meningkat   |   11:00 . Korsleting Listrik, Rumah Warga Kuncen Ludes Terbakar   |   08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |  
Sun, 16 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Agen: Segmentasi Penjualan Bright Gas Belum Jelas

blokbojonegoro.com | Sunday, 26 November 2017 22:00

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Keputusan Pertamina meluncurkan tabung bright gas dengan ukuran 5,5 kilogram kurang direspon masyarakat. Harga yang terpaut tinggi dibanding dengan ukuran 3 kilogran menjadi alasan penolakan konsumen di lapangan.

Siti Khoiri salah satu agen elpiji di Kabupaten Bojonegoro mengatakan, sejak peluncuran bright gas beberapa bulan yang lalu penjualan masih seret. Sampai akhir tahun penjualan masih di bawah 10 persen.

"Sangat disayangkan, banyak yang beranggapan keberadaan bright gas yang belum disosialisasikan dengan baik ke masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, seharusnya Pertamina bisa lebih serius untuk meluncurkan tabung 5,5 kilogram. Segmentasinya lebih diperjelas lagi, misal jika untuk kalangan menengah ketas ada aturan orang kaya tidak bisa membeli atau pendistribusian bisa dibatasi agar orang kaya tidak ikut memakai.

Padahal, produk ini merupakan inovasi terbaru dengan keunggulan lebih di sisi keamanan, dan kemasan yang lebih menarik tetapi masih sangat minim pembelinya.

"Sampai saat ini masih belum ada kejelasaanya terkait pendistribusian tentang itu," ujarnya.

Sementara itu agen lain, Aprilia juga menuturkan hal yang sama baru ada beberapa orang yang sudah menggunakan elpiji dengan warna pink tersebut. "Yang memakai satu dua orang dari pedagang biasanya," ujarnya. [ifa/lis]

Tag : bright gas, segmentasi

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat