19:00 . Tren Hijab Segi Empat dan Pashmina Warna Pastel Jadi Idola   |   18:00 . Peringati Hari AIDS, STIKes Rajekwesi Edukasi Masyarakat   |   17:00 . Siapkan Atlet Muda, Igornas Jatim Gelar Balap Sepeda di Bojonegoro   |   15:00 . Damisda Buat Program Pemkab Lebih Terukur   |   14:00 . Berikut Para Juara Lomba pada Gebyar PAI SMA   |   13:00 . MGMP PAI Bojonegoro Gali Minat dan Bakat Siswa Melalui Lomba   |   11:00 . SMP Negeri 1 Kapas Terapkan Program Desasari   |   08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |   07:00 . Para Orang Tua Wajib Paham, Ini 4 Tanda Anak Cerdas   |   18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |  
Mon, 05 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Media Gathering Pertamina di Bali

Pimred Nikmati Berbagai Olahan Program CSR Pertamina

blokbojonegoro.com | Tuesday, 20 February 2018 12:30

Pimred Nikmati Berbagai Olahan Program CSR Pertamina

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Di hari terakhir media gathering Pertamina Group area Jatimbalinus, Selasa (20/2/2018), para Pimpinan Redaksi (Pimred) Jawa Timur (Jatim) - Jawa Tengah (Jateng) diajak mengunjungi Ekowisata Mangrove Wanasari Tuban Bali. Lokasi di tepi pantai Jalan By pass Ngurah Rai nomor 1, Kuta, Bali itu peserta menikmati berbagai olahan di tempat wisata dari Corporate Social Responcibility (CSR) Pertamina.

Berbagai olahan bahari seperti kepiting dan udang dinikmati para peserta gathering. "Di sini juga ada penangkaran dan budidaya kepiting," kata Made Sumase, pengelola Ekowisata Mangrove Wanasari.

Made Sumase menceritakan, awalnya masyarakat sekitar lokasi mengandalkan penghasilan dari menjadi nelayan yang menangkap ikan. Namun pada tahun 2010 ada program CSR dari Pertamina yang juga didampingi sampai tahun 2014.

"Sejak 2014 berlanjut secara mandiri dengan memberdayakan dan mengkaryakan masyarakat," terangnya.

Selain itu kalau dahulu sebelum dibangun ekowisata, masyarakat sekitar mengambil tanaman mangrove yang masih kecil untuk tanaman ternak. Tetapi sekarang ini kesadaran masyarakat yang menebang satu pohon, harus merawat 10 pohon mangrove.

"Ekowisata mangrove juga menjadi tujuan wisata yakni tour mangrove. Sebab dulu wisatawan ke Bali hanya ke Tanah Lot dan lokasi yang lainnya, sekarang mengunjungi mangrove juga," jelasnya.

Belum lagi untuk tanaman mangrove bisa diolah menjadi beberapa makanan dan minuman jus, seperti coklat mangrove, tepung, sirup, kripik dan inovasi yang lainnya. Masyarakat juga banyak yang mendukung keberadaan ekowisata mangrove ini karena dampak sosial ekonomi sangat dirasakan masyarakat.

Dulu masyarakat penghasilannya dari nelayan saja. Semenjak adanya CSR Pertamina bisa budidaya magrove, sekarang banyak kegiatan yang berdampak ekonomi dan ada 45 anggota yang dipekerjakan. "Serta dulu pendapatan harian menjadi nelayan, sekarang adanya CSR bisa penghasilan mingguan, bulanan, pembagian SHU," ungkap Pak Sumase.

Ditambahkan, setidaknya ada 10 hektar mangrove yang dimanfaatkan untuk kebutuhan dan pemanfaatan alam. Bahkan setiap bulannya ada 3 ribu sampai 4 ribu pengunjung. [zid/ito]
 

Tag : pertamina, gathering, bali



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat