18:00 . Awas...!! Tanggul Bengawan Solo Ambles   |   15:00 . Menjelang Nataru, Harga Daging Ayam di Bojonegoro Naik   |   14:00 . Grafik Harga Emas UBS Hari ini Terpantau Naik   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ikuti Penilaian Evaluasi Program Menuju Smart City 2021   |   09:00 . Akhir Tahun, Ada 2.551 Janda Baru di Bojonegoro   |   07:00 . Jangan Dimarahi, Ini 5 Tips Membentuk Kepribadian Anak yang Disiplin   |   23:00 . Kecewa Putusan Komisi Banding PSSI, Persibo Bojonegoro Ajukan PK   |   19:00 . Dinas PMD Bojonegoro Sosialisasi Pemekaran Desa Napis   |   18:00 . Larangan Penjualan Minyak Curah, Begini Respon Masyarakat Bojonegoro   |   17:00 . Rapat Senat Terbuka Wisuda III/XXV, UNU Sunan Giri Hadirkan Ketua PBNU Bidang Pendidikan   |   16:00 . Tanggul Ambles, Warga Sekitar Ketar - Ketir   |   15:00 . Tanggul di Kanor Ambles, Tanah Masih Gerak   |   14:00 . Komitmen Upaya Kurangi Emisi, Program Penanaman Pohon oleh PEPC Mencapai 25.000   |   13:00 . Tanggul Sungai Bengawan Solo di Kanor Ambles   |   12:00 . Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi   |  
Tue, 07 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bojonegoro Siaga Banjir

Terendam Banjir, Proyek Groundsill Distop

blokbojonegoro.com | Saturday, 24 February 2018 06:00

Terendam Banjir, Proyek Groundsill Distop

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Akibat Bengawan Solo meluap, proyek pembangunan groundsill di Bendungan Gerak Desa Ngringenrejo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, terpaksa dihentikan sementara, lantaran terendam banjir.

Proyek groundsill yang dikerjakan oleh PT. Adhi Karya yang bekerjasama dengan KPMP tidak dapat beraktivitas. Tidak ada kerugian materi, lantaran ketika banjir datang, alat-alat berat yang biasa beroperasi sudah dipindahkan ke kawasan yang lebih aman.

Menurut kepala pelaksana, Muhammad Kholiq menyebutkan, tidak ada kerugian untuk materi, akan tetapi para pekerja tidak dapat beraktivitas. Meski demikian para pekerja tetap masuk meski tidak dapat beroperasi secara maksimal. "Kita tetap standby semua di sini, misalkan nanti ada apa-apa kan bisa langsung berkoordinasi," katanya.

Menurut salah satu pekerja, Joko Wahyono, untuk pekerjaan yang bisa beroprasi hanya pemotongan dan pembengkokan besi. "Dan untuk berkas-berkas, komputer, dan yang urgent juga sudah diamankan di bagian lantai dua," ungkap pria asal Boyolali tersebut.

Pengawas Balai Besar Bengawan Solo, Iryanto menambahkan, tidak ada aktivitas yang berjalan karena semua area terendam banjir. "Sampai nanti kalau ada tanda-tanda surut baru dapat beraktivitas lagi," pngkasnya.

Sekadar informasi, Groundsill adalah tumpukan batu-batu besar agar tidak dapat dibawa oleh arus air sungai pada saat banjir. Gunanya untuk membuat kemiringan dasar sungai menjadi kecil sehingga kecepatan air menjadi kecil dan kedalaman air menjadi besar. [ani/mu]

Tag : Banjir, bengawan solo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 06 December 2021 12:00

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi

    Peduli untuk Mahameru, BMG Buka Donasi Gunung Semeru atau dikenal dengan Mahameru, yang ada di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, dilaporkan meletus pada Sabtu, 4 Desember 2021 sekitar pukul 15.00 WIB....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more