19:00 . Upaya Preventif Pernikahan Dini Bisa Dilakukan Mulai dari Keluarga   |   19:00 . Jembatan Sendangharjo Rusak, Warga Tetap Nekat Melintas   |   18:00 . Jumlah Santri di Ponpes Bojonegoro Meningkat Selama Pandemi   |   17:00 . Dishub Bojonegoro Luncurkan Layanan Pengaduan Pungli Parkir Liar   |   16:00 . Sudah Lunas, Pemilik Katering Minta Dirinya Tidak Dilibatkan pada Polemik Persibo   |   15:00 . Pladu, Warga Sekitar Bendung Gerak Panen Ikan   |   14:00 . Tingkatkan Pengetahuan Tentang Periklanan Digital Google News Initiative - AMSI Gelar Pelatihan   |   13:00 . 3 Varian Baru Covid-19, Berikut ini Penjelasannya   |   12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |  
Wed, 16 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bojonegoro Siaga Banjir

Petani di Pilanggede Terpaksa Panen Dini

blokbojonegoro.com | Friday, 23 February 2018 16:00

Petani di Pilanggede Terpaksa Panen Dini

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Meluapnya sungai Bengawan Solo secara tiba-tiba, menjadikan puluhan hektar tanaman padi siap panen di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro harus dipanen lebih dini.

Salah seorang petani desa setempat, Sutrisno mengungkakpan, tanaman padi miliknya harus rela dipanen lebih dini. Pasalnya, ia takut. Banjir luapan Benggawan Solo tersebut bakal terus mengalami peningkatan, lantaran dirinya mendapat informasi volume  akan terus naik.

"Katanya di Karangnongko sedang mengalami peningkatan volume, sehingga harus cepat-cepat melakukan panen dini," terang Sutrisno.

Pria 49 tahun ini juga tidak menyangka, dengan air benggawan yang datang terlalu cepat. Padahal, hari kemarin air benggawan yang terpanjang di pulau Jawa ini belum memperlihatkan akan tanda-tanda meluap.

"Tadi pagi air baru datang dan menggenangi hampir seluruh tanaman padi para petani. Serta, jika tidak cepat-cepat harga gabah akan anjlok, lantaran terendam banjir," lanjutnya saat ditemui blokBojonegoro.com.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro belum mengetahui secara detail tanaman padi di Kabupaten Bojonegoro yang terendam. Pasalnya, pada hari ini, Jumat (23/2/2018) baru melakukan pendataan di seluruh kecamatan di Kota Ledre.

"Kita baru melakukan pendataan, karena juga air yang datang begitu cepat. Namun, ada 5 Kecamatan, yaitu Sukosewu, Balen, Malo Padangan dan Purwosari yang masuk musim panen," terang Kasi Perlindungan tanaman, Dinas Pertanian Bojonegoro, Susana.

Di sisi lain, dari Dinas Pertanian Bojonegoro tidak mengira kalau Benggawan Solo memgalami peningkatan yang cukup cepat. Sehingga, Dinas Pertanian tidak sempat memberikan intruksi kepada petani agar memanen padinya lebih cepat.

"Sebenarnya prediksi dari Dinas Pertanian terjadi banjir pada bulan Januari kemarin. Namun, malah pada bulan Februari mengalami banjir besar," pungkas Susana kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]
 

Tag : banjir, bengawan, solo

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more