08:00 . Sah..! Didik Farkhan Dilantik Jadi Kajati Banten   |   06:00 . Inilah Lirik Ulama Bergerak dari Slank   |   05:00 . Slank Kado NU Lagu 'Ulama Bergerak'   |   23:00 . Diguyur Hujan, Cak Lontong Hingga Slank Hibur Nahdliyyin di Gelora Delta   |   20:00 . Besok Wapres RI Resmikan Proyek Lapangan Gas JTB Bojonegoro   |   19:00 . Inilah Lirik, Arti dan Keutamaan Sholawat Asyghil   |   18:00 . Pengeras Suara Mati, Sholawat Asyghil Menggema   |   17:30 . Merinding, 12.000 Banser di 1 Abad NU   |   17:00 . Disalami Presiden, Banser NU Mewek   |   16:30 . Parade Drumband Banser Dipuji Presiden Jokowi   |   16:00 . Erick Thohir: Energi Positif NU Perkuat Nilai Kebangsaan   |   15:30 . Paduan Suara UINSA Pakai Baju Adat   |   15:00 . Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Intens Survei Kepuasan Masyarakat   |   14:00 . Presiden: NU Akan Tumbuh Semakin Kokoh Masuk Abad Kedua   |   13:30 . Lautan Manusia di 1 Abad NU   |  
Wed, 08 February 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bojonegoro Peringkat 3 Tertinggi Nasional Kematian Ibu Melahirkan

blokbojonegoro.com | Monday, 16 April 2018 21:00

Bojonegoro Peringkat 3 Tertinggi Nasional Kematian Ibu Melahirkan

Reporter: Sutopo
 
blokBojonegoro.com - Kematian ibu hamil saat melahirkan di Kabupaten Bojonegoro harus jadi perhatian bersama. Sebab, pada tahun 2018 ini, Bojonegoro menempati peringkat 3 terbanyak dalam skala nasional.
 
Data yang terhimpun blokBojonegoro.com menyebut, angka kematian ibu hamil di Kabupaten Bojonegoro fluktuatif. Artinya mengalami kenaikan dan penurunan selama 3 tahun terakhir.
 
"Pada tahun 2016 angka kematian pada ibu hamil melahirkan mencapai 23 kasus. Namun mengalami penurunan pada tahun 2017 yaitu 13 kasus," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Adie Witjaksono kepada blokBojonegoro.com, Senin (16/4/2018) di Pemkab Bojonegoro.
 
Hingga bulan April 2018 ini kata Adie, angka kematian ibu hamil melahirkan sudah mencapai 9 kasus. "Ini masih awal tahun namun kasusnya sudah mencapai 9 kematian ini termasuk tinggi. Sebab, dimungkinkan masih bertambah lagi," ujar Adie.
 
Oleh karena itu, pihaknya sebagai salah perwakilan satu dinas di bawah Pemkab Bojonegoro melakukan rapat dengan Yayasan Bakti sebagai mitra World Bank untuk mencari formulasi bagaimana cara untuk meminimalisir angka kematian tersebut. 
 
Diketahui, peringkat pertama kematian ibu hamil melahirkan adalah Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, kedua adalah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan, dan ketiga Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. [top/lis]

Tag : Kematian, ibu, melahirkan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more