12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |   16:00 . Verifikasi Lapangan KLA, Dinas P3AKB Sampaikan Kondisi Bojonegoro   |   14:00 . Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong   |   12:00 . Temui Suporter Persibo, Begini Tanggapan Anggota DPRD Bojonegoro   |   10:00 . Suporter yang Mengatasnamakan Bojonegoro Bersatu Gelar Demo   |   08:00 . Sudah Mendaftar, Persibo Bojonegoro Pastikan Ikuti Liga 3   |   07:00 . Hasil Penelitian Ungkap Penderita Mata Minus Meningkat selama Pandemi, Terutama Anak-Anak   |   19:00 . Gowes Bareng Upaya PEPC Eratkan Silaturahim   |   18:00 . Kunjungi KEK Singhasari, AMSI Ditawari Bangun Klaster Media Siber   |  
Tue, 15 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kurang Air, Hasil Panen Cabai Tak Maksimal

blokbojonegoro.com | Monday, 21 May 2018 18:00

Reporter : M Safuan
 
blokBojonegoro.com - Musim kemarau ini, ini sangat berdampak pada petani tanaman cabai di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Pasalnya hasil cabai kurang maksimal bahkan banyak yang kering dan busuk akibat kurangnya pasokan air.
 
"Hasil cabai yang dipanen kurang bagus," kata Sugeng petani cabai saat ditemui blokBojonegoro.com, Senin (21/5/2018) 
 
Dirinya mengatakan kalau saja lahan tanaman cabainya cukup air, pastinya hasil panennya juga bagus.
 
Petani lain, Yati mengaku hasil panen kedua cabai lahan pertaniannya menurun, dan hasilnya pun kurang maksimal. Padahal apabila lahan pertaniannya cukup air pasti kualitas cabainya bagus.
 
"Tidak seperti panen pertama lalu hasilnya cukup bagus," ujarnya kepada blokBojonegoro.com
 
Dengan hasil yang kurang baik ini pastinya dapat mempengaruhi harga jual cabai di pasaran. Kini harga jual cabai dipasaran hanya laku Rp11.000 per kilonya. Petani berharap mendekati hari Lebaran nanti harga jual cabai  mengalami kenaikan. [saf/lis]

Tag : Kemarau, air, BPBD

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more