18:00 . Tanah Samping Kali Avour Longsor, Ratusan Hektar Sawah Terendam   |   18:00 . Video Tanggul Sungai di Kanor Jebol   |   17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Tanggul Jebol, Beberapa Desa di Kanor Terkena Dampak   |   15:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Salah Teknis, 79 Madin Terancam Gagal Terima Bantuan

blokbojonegoro.com | Monday, 17 December 2018 21:00

Salah Teknis, 79 Madin Terancam Gagal Terima Bantuan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dari Ratusan Madrasah Diniyah (Madin) yang rencananya akan mendapat Bantuan Penyelenggara Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) anggaran tahun 2018 ini, ada 79 Madin terancam gagal menerima bantuan karena ada kesalahan teknis saat melengkapi berkas.

"Total penerima bantuan itu ada sebanyak 928 lembaga madin, namun dari total itu 79 lembaga belum lolos administrasi," kata Kasubag Program dan Pelaporan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Agus Ansori.

Menurut Agus, dana tersebut belum bisa cair karena di BPKAD Bojonegoro ada data penerima bantuan yang tidak sesuai.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kasi Pontren, Kemenag Bojonegoro, M. Abdulloh Hafidz membenarkan jika ada 79 lembaga madin yang mengalami kendala teknis, sehingga terancam tidak bisa mencairkan bantuan, dan ia juga menyayangkan hal tersebut.

"Itukan hanya persoalan teknis penulisan, mestinya pihak BPKAD memberikan solusi agar bantuan itu bisa cair," keluh Hafidz.

Pihak Disdik dan Kemenag Bojonegoro tetap akan terus mengupayakan agar semua madin bisa mendapatkan bantuan.
"Namun kebijakan pencairan itu tetap di pihak BPKAD," ungkapnya.

Menurut informasi, puluhan lembaga madin dalam waktu dekat ini akan menemui bupati untuk mengadukan permasalahan tersebut. Dengan harapan ada solusi dan bantuan itu bisa cair sebelum akhir Desember 2018.

"Ya semoga permasalahan ini segera mendapat solusi," tutup Hafidz kepada blokBojonegoro.com. [saf/mu]

Tag : bantuan madin, dana madin, madin, madrasah diniyah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat