18:00 . Tanah Samping Kali Avour Longsor, Ratusan Hektar Sawah Terendam   |   18:00 . Video Tanggul Sungai di Kanor Jebol   |   17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Tanggul Jebol, Beberapa Desa di Kanor Terkena Dampak   |   15:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Penyerapan Anggaran OPD Kurang Maksimal

blokbojonegoro.com | Wednesday, 19 December 2018 08:00

Penyerapan Anggaran OPD Kurang Maksimal

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Penyerapan anggaran masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tahun ini kurang maksimal. Sehingga, Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2018 cukup tinggi.

Pimpinan DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto menyatakan, prediksi tingginya SiLPA tahun 2018 penyebab utamanya adalah penyerapan anggaran OPD kurang maksimal.

"Penyerapannya kurang maksimal, karena mengalami masa transisi kepemimpinan," katanya kepada blokBojonegoro.com, Selasa (18/12/2018).

Baca: Lha...! SiLPA Tahun 2018 Diprediksi Tembus Rp2,5 Triliun

Rata-rata penyerapan anggaran masing-masing OPD, kata dia, hanya  60 hingga 70 persen dari jumlah total anggaran. Selain itu, besaran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas juga belum ada kepastian nilainya.

Meski demikian, politisi asal Partai Golongan Karya (Golkar) ini mengaku bersyukur. Sebeb, pada triwulan ke-4 tahun 2018 transfer dari pusat lancar senilai Rp1,346 triliun.

Menurutnya, penyerapan anggaran masing-masing OPD harus dimaksimalkan. Dengan perencanaan yang matang serta pembiayaan sektor-sektor produktif dan pemanfaatan aset lain.

"Harus dimaksimalkan," ucapnya.

Sebelumnya, diprediksi SiLPA tahun 2018 cukup tinggi sekitar Rp1,3 triliun. SiLPA tahun ini diprediksi lebih tinggi dari tahun 2017 lalu sebesar Rp277 miliar. [yud/mu]

Tag : SiLPA, Lebih anggaran, sisa, apbd



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat