12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |   16:00 . Verifikasi Lapangan KLA, Dinas P3AKB Sampaikan Kondisi Bojonegoro   |   14:00 . Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong   |   12:00 . Temui Suporter Persibo, Begini Tanggapan Anggota DPRD Bojonegoro   |   10:00 . Suporter yang Mengatasnamakan Bojonegoro Bersatu Gelar Demo   |   08:00 . Sudah Mendaftar, Persibo Bojonegoro Pastikan Ikuti Liga 3   |   07:00 . Hasil Penelitian Ungkap Penderita Mata Minus Meningkat selama Pandemi, Terutama Anak-Anak   |   19:00 . Gowes Bareng Upaya PEPC Eratkan Silaturahim   |   18:00 . Kunjungi KEK Singhasari, AMSI Ditawari Bangun Klaster Media Siber   |  
Tue, 15 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Catatan Tim sel KPU Jatim Zona III (4)

Tahapan Tes Psikologi

blokbojonegoro.com | Monday, 01 April 2019 15:00

Tahapan Tes Psikologi

Oleh : Drs.H. Sholikhin Jamik,SH.MH.*

blokBojonegoro.com - Calon  anggota  KPU  Kabupaten/Kota  yang lulus Tes Tertulis mengikuti Tes Psikologi. Tes  Psikologi  dilakukan  paling  lambat  3  (tiga)  hari  setelah pengumuman hasil Tes Tertulis.Tes Psikologi dimaksudkan untuk mengetahui:

1) integritas;

2) kepribadian;

3) sikap kerja;

4) kepemimpinan; dan

5) intelegensia.

Adapun tes psikologi terdiri atas:

1) Tes tertulis, terdiri atas:

a) Tes kraepelin adalah salah satu bentuk soal psikotes yang terdiri dari susunan angka-angka dengan bentuk lajur-lajur. Cara mengerjakan soal psikotes koran ini dengan menjumlahkan dua angka yang berdekatan dengan waktu tertentu pada setiap   kolom, lalu menuliskan jawabannya tepat di sebelahnya.

[Baca juga: Tahapan Tes Tertulis ]

Tujuan tes ini adalah untuk menilai sikap seseorang terhadap ketahanan, tekanan, ketelitian, konsistensi, dan kecepatan    waktu     dalam    mengerjakan    sebuah pekerjaan.

b) Tes grafis disebut juga sebagai paper and pencil test karena hanya melibatkan 2 (dua) bahan tersebut dan dianggap sebagai tes yang sederhana dan murah. Tes grafis disebut sederhana karena tugas yang diberikan tidak rumit, mudah dimengerti subjek, dan waktu pengerjaannya tidak lama.

Tujuan tes ini adalah untuk menilai    kecerdasan   emosional   seseorang.   Teknik proyeksi yang dipakai tes grafis ini seringkali disebut sebagai tehnik ekspresif. Yang banyak dikenal dan banyak dipakai oleh para psikolog Indonesia berupa:

(1) Gambar Orang (Draw a Person Test); atau

(2) Gambar Pohon (Draw a tree Test).

c) Tes  wartegg  adalah  salah satu bagian  dari psikotes yang digunakan untuk mengeksplorasi atau melihat kepribadian seseorang terutama dalam hal emosi, imajinasi, dinamisme, kontrol, dan reality function yang dimiliki. Biasanya terdiri dari potongan/bagian gambar seperti garis lengkung, garis lurus, titik, atau potongan gambar    yang   lainnya   dan   kita   diminta   untuk meneruskan    bagian-bagian  gambar  tersebut  untuk menjadi sebuah gambar utuh sesuai dengan keinginan kita.

2) Wawancara

Wawancara  dilakukan  dengan  melakukan  tanya  jawab dengan    tujuan    untuk    menggali    secara    mendalam  kepribadian peserta Seleksi dan dilakukan dengan metode Wawancara semi terbuka.

3) Dinamika Kelompok

Dinamika Kelompok/Focus Group Discussion (FGD) adalah diskusi terfokus dari suatu grup untuk membahas suatu masalah tertentu, dalam suasana informal dan santai. Jumlah pesertanya bervariasi antara 8-12 (delapan sampai dengan   dua   belas)   orang,   dan   dilaksanakan   dengan panduan seorang moderator.

Tim psikologi menetapkan calon anggota KPU Kabupaten/Kota “DIREKOMENDASIKAN” atau “DISARANKAN”, “DAPAT DIPERTIMBANGKAN” dan “TIDAK DISARANKAN”.

Setelah menerima hasil dari tim psikologi yang melaksanakan Tes Psikologi, Tim Seleksi menetapkan peserta yang lulus Tes Psikologi  yang  kesimpulan “DIREKOMENDASIKAN” atau “DISARANKAN”, dan “DAPAT DIPERTIMBANGKAN” untuk   calon   anggota   KPU Kabupaten/Kota.

Tim Seleksi menetapkan paling banyak 5 (lima) kali dari jumlah yang dibutuhkan calon anggota KPU Kabupaten/Kota sebagaimana dimaksud dalam huruf   g dalam rapat pleno dan dituangkan dalam berita acara.

Tim  Seleksi  mengumumkan  hasil  Tes  Psikologi  1  (satu)  hari setelah menetapkan hasil Tes Psikologi sebagaimana dimaksud dalam huruf h.

Pengumuman  hasil  Tes  Psikologi  dilakukan  di  media  massa lokal, laman, dan papan pengumuman KPU Kabupaten/Kota.


Pelaksanaan tes psikologi dilakukan oleh lembaga psikologi yang terakreditasi di wilayah provinsi, apabila tidak tersedia maka akan dilakukan di daerah zona provinsi terdekat.

Tim Seleksi dapat meminta penjelasan kepada tim psikologi yang melaksanakan Tes Psikologi yang diterima.

(Bersambung)

*Penulis adalah Tim sel KPU Jatim Zona III ( Bojonegoro, Tuban,Lamongan, Ngawi dan Nganjuk)

Tag : KPU, timsel, bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more