21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |   11:00 . Pengguna Jalan Dihimbau Pilih Jalur Alternatif   |   10:00 . Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Banjir, Macet Mengular   |   09:00 . Kolaborasi Stakeholder, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari Kemenkes   |   21:00 . Malam Ini Debit Air Waduk Pacal dan Bengawan Solo Meningkat   |   20:00 . Inisiasi Pengembangan Vinglish Melalui Riset   |   19:00 . Live : Bojonegoro Fashion Street and Veggie   |   18:00 . Pahlawan Perjuangan di Bojonegoro, Abadi Dalam Nama Jalan dan Fasum   |   17:00 . Aneka Olahan Jambu dan Mawar Desa Kalangan Juga Dipamerkan di Bojonegoro Fashion Street Fruit and Veggie   |  
Sun, 27 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tak Hanya Modali Nasabah, PNM MEKAAR Juga Kembangkan Kapasitas Usaha

blokbojonegoro.com | Friday, 17 May 2019 18:00

Tak Hanya Modali Nasabah, PNM MEKAAR Juga Kembangkan Kapasitas Usaha

Kontributor: Muhammad Qomaruddin

blokBojonegoro.com - Keberadaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM)( Persero) dirasakan sangat membantu masyarakat. Bahkan melalui program MEKAAR (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) PNM tidak hanya memberikan modal, tapi juga memberikan pendampingan dan mengembangkan kapasitas terutama para ibu-ibu.

Hal itu ditunjukkan melalui program pengembangan kelompok nasabah PNM Mekaar Nasabah Baru Usaha Jenis Akbar (NBUS Akbar), dengan mengadakan pelatihan pengolahan keripik daun beluntas, daun pepaya, daun bayam dan balungkuwuk. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta ibu-ibu itu, diadakan di Balaidesa Kalitidu Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (17/5/2019)

Pimpinan Cabang PNM Bojonegoro, Budianto menjelaskan, PNM Mekaar baru pertama kali diadakan di Bojonegoro, karena yang sudah sering diadakan PNM pogram unit layanan modal mikro (ULaMM). "Tidak hanya peminjaman finansial kepada nasabah, tapi juga modal intelektual dan sosial melalui pengembangan kapasitas usaha melalui nasabahnya PNM Mekaar," jelasnya.

Menurutnya, selama ini para nasabah paham pengolahan atau produksinya, tetapi pemaketan dan pemodalan sosial belum dipahami. Sebab tetangga disekitar dapat dikaryakan untuk meningkatkan keluarga sendiri yakni nasabah dan calon nasabah.

"Dipilihnya para ibu-ibu menjadi nasabah PNM Mekaar karena ibu-ibu mempunyai banyak waktu luang. PNM memberikan tiga modal yakni finansial, intelektual dan sosial," terangnya.

Disinggung terkait perbedaan ULAMM dan MEKAAR, Pak Budi mengakui kalau kedua program tersebut produk PNM. Namun yang membedakan kalau ULAMM, pinjamannya dengan anggunan dan perorangan. Sedangkan MEKAAR, pinjaman tanpa anggunan, nasabahnya kelompok ibu-ibu sekitar 10 sampai 30 orang dengan sistem tanggung renteng. Apalagi saat ini sudah ada 42 kantor cabang regional Bojonegoro, PNM Mekaar sudah ada 112.000 nasabah.

Sementara itu regional manajer MEKAAR, yani Indah memastikan pasca pelatihan sehari ini akan dilakukan monitoring sekitar tiga bulan kedepan. Pasalnya narasumber yang didatangkan, Pak Sutikno yang juga nasabah PNM ULaMM Sumberejo bisa diadopsi masyarakat sekitar Kecamatan Kalitidu ini.

"Dipilihnya Desa Kalitidu pelatihan pengolahan keripik daun beluntas, daun pepaya, daun bayam dan balungkuwuk, karena melihat potensi wilayah dan bahan baku yang melimpah. Sehingga kedepan bisa menambah penghasilan ibu-ibu," ungkapnya.

Kades Kalitidu, Tarmuji yang mendampingi dan menyaksikan jalannya pelatihan mengucapkan banyak terimakasih kepada PNM MEKAAR yang membina dan mendampingi warganya. Sebab pelatihan mengembangan kapasitas baru pertama dilaksanakan di Desa Kalitidu.

"Saya sangat senang karena membantu pendapatan, serta banyak kreatif ibu-ibu di Kalitidu yang membuat camilan-camilan," paparnya.

Sehingga dengan adanya PNM MEKAAR di Kalitidu, Kades Tarmuji berharap bisa menambah kesejahteraan warga dan mengurangi pengangguran. Termasuk membekerjakan tetangganya yang belum bekerja ke depannya nanti. 

 

Tampak dalam pelatihan di Balaidesa Kalitidu, selain para peserta diajarkan teori pembuatan juga diajak langsung praktek pembuatan aneka cemilan berbahan daun yang bisa dimanfaatkan. Para peserta yang seluruhnya ibu-ibu mengikuti pelatihan dengan penuh semangat meskipun puasa.[rud/lis]

Tag : pnm, modal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat