13:00 . Swiwings Express Hadir di Bojonegoro Jadi Spesialis Sayap   |   12:00 . Mulai Juli Kurikulum Merdeka Belajar Diterapkan di 461 Sekolah Bojonegoro   |   10:00 . PPDB Ditutup, Baru 5 SMP di Bojonegoro Penuhi Pagu   |   08:00 . Petani Terima Bibit Tembakau Virginia dari Pemkab Bojonegoro   |   22:00 . 2 Mitra Binaan PEPC JTB Berpartisipasi di Ajang Forkapnas   |   21:00 . Prof. Widodo, Alumni SMP Negeri Kapas Terpilih Menjadi Rektor Universitas Brawijaya Malang   |   20:00 . Alumni dan Santri Tebuireng Bojonegoro, Tuban dan Lamongan Gelar Halal Bihalal   |   19:00 . Serap Aspirasi, Bupati Anna Diskusi Langsung dengan BEM dan Ormawa   |   18:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Melakukan Rekayasa Lalin di Jembatan Glendeng   |   17:00 . Presiden Joko Widodo Ajak Masyarakat Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri   |   16:00 . Akses Jembatan Glendeng Sudah Ditutup, Masih Ada Pengguna Jalan yang Nyelonong   |   15:00 . Satu Data Bojonegoro Bisa Menjadi Rujukan Jurnalis dan Peneliti   |   13:00 . Channel Kisah Tanah Jawa Kuak Sejarah dan Kemistisan Jembatan Kaliketek   |   09:00 . Semua Di-handle Teknologi, Tugas Pelajar Apa?   |   07:00 . 4 Manfaat Jika Kita Peduli Terhadap Keadaan Orang Lain   |  
Sun, 22 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tak Hanya Modali Nasabah, PNM MEKAAR Juga Kembangkan Kapasitas Usaha

blokbojonegoro.com | Friday, 17 May 2019 18:00

Tak Hanya Modali Nasabah, PNM MEKAAR Juga Kembangkan Kapasitas Usaha

Kontributor: Muhammad Qomaruddin

blokBojonegoro.com - Keberadaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM)( Persero) dirasakan sangat membantu masyarakat. Bahkan melalui program MEKAAR (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) PNM tidak hanya memberikan modal, tapi juga memberikan pendampingan dan mengembangkan kapasitas terutama para ibu-ibu.

Hal itu ditunjukkan melalui program pengembangan kelompok nasabah PNM Mekaar Nasabah Baru Usaha Jenis Akbar (NBUS Akbar), dengan mengadakan pelatihan pengolahan keripik daun beluntas, daun pepaya, daun bayam dan balungkuwuk. Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta ibu-ibu itu, diadakan di Balaidesa Kalitidu Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (17/5/2019)

Pimpinan Cabang PNM Bojonegoro, Budianto menjelaskan, PNM Mekaar baru pertama kali diadakan di Bojonegoro, karena yang sudah sering diadakan PNM pogram unit layanan modal mikro (ULaMM). "Tidak hanya peminjaman finansial kepada nasabah, tapi juga modal intelektual dan sosial melalui pengembangan kapasitas usaha melalui nasabahnya PNM Mekaar," jelasnya.

Menurutnya, selama ini para nasabah paham pengolahan atau produksinya, tetapi pemaketan dan pemodalan sosial belum dipahami. Sebab tetangga disekitar dapat dikaryakan untuk meningkatkan keluarga sendiri yakni nasabah dan calon nasabah.

"Dipilihnya para ibu-ibu menjadi nasabah PNM Mekaar karena ibu-ibu mempunyai banyak waktu luang. PNM memberikan tiga modal yakni finansial, intelektual dan sosial," terangnya.

Disinggung terkait perbedaan ULAMM dan MEKAAR, Pak Budi mengakui kalau kedua program tersebut produk PNM. Namun yang membedakan kalau ULAMM, pinjamannya dengan anggunan dan perorangan. Sedangkan MEKAAR, pinjaman tanpa anggunan, nasabahnya kelompok ibu-ibu sekitar 10 sampai 30 orang dengan sistem tanggung renteng. Apalagi saat ini sudah ada 42 kantor cabang regional Bojonegoro, PNM Mekaar sudah ada 112.000 nasabah.

Sementara itu regional manajer MEKAAR, yani Indah memastikan pasca pelatihan sehari ini akan dilakukan monitoring sekitar tiga bulan kedepan. Pasalnya narasumber yang didatangkan, Pak Sutikno yang juga nasabah PNM ULaMM Sumberejo bisa diadopsi masyarakat sekitar Kecamatan Kalitidu ini.

"Dipilihnya Desa Kalitidu pelatihan pengolahan keripik daun beluntas, daun pepaya, daun bayam dan balungkuwuk, karena melihat potensi wilayah dan bahan baku yang melimpah. Sehingga kedepan bisa menambah penghasilan ibu-ibu," ungkapnya.

Kades Kalitidu, Tarmuji yang mendampingi dan menyaksikan jalannya pelatihan mengucapkan banyak terimakasih kepada PNM MEKAAR yang membina dan mendampingi warganya. Sebab pelatihan mengembangan kapasitas baru pertama dilaksanakan di Desa Kalitidu.

"Saya sangat senang karena membantu pendapatan, serta banyak kreatif ibu-ibu di Kalitidu yang membuat camilan-camilan," paparnya.

Sehingga dengan adanya PNM MEKAAR di Kalitidu, Kades Tarmuji berharap bisa menambah kesejahteraan warga dan mengurangi pengangguran. Termasuk membekerjakan tetangganya yang belum bekerja ke depannya nanti. 

 

Tampak dalam pelatihan di Balaidesa Kalitidu, selain para peserta diajarkan teori pembuatan juga diajak langsung praktek pembuatan aneka cemilan berbahan daun yang bisa dimanfaatkan. Para peserta yang seluruhnya ibu-ibu mengikuti pelatihan dengan penuh semangat meskipun puasa.[rud/lis]

Tag : pnm, modal



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat