20:00 . Pengurus Perkumpulan Jamaah Tahlil Perempuan di Bojonegoro Resmi Dilantik   |   19:00 . Gandeng Lakpesdam NU, Kominfo Dorong Masyarakat Cakap Literasi Digital   |   18:00 . Buruh Aksi di Gubernuran, Ini Hasil Audiensi RTMM SPSI dengan Para Stakeholder Pemprov Jatim   |   17:00 . Makam Diduga untuk Ritual Pesugihan Dibongkar, Isinya Mengejutkan   |   16:00 . 295 WBP Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan, 6 Napi Langsung Bebas   |   15:00 . DWP Kemenag Bojonegoro Gelar Deteksi Dini IVA Test dan Sadanis Gratis   |   13:00 . 49 SMA di Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka   |   09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |  
Thu, 11 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Dua Desa Dipastikan Gagal Gelar Seleksi Perangkat

blokbojonegoro.com | Saturday, 17 August 2019 08:00

Dua Desa Dipastikan Gagal Gelar Seleksi Perangkat *Foto ilustrasi ujian.

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pelaksanaan ujian seleksi perangkat desa untuk dua desa di Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, dipastikan gagal dilakukan.

Gagalnya seleksi tersebut, disebabkan masing-masing desa tidak mencantumkan pada rancangan APBDes sebelumnya.

Kasi Bina Administrasi dan Aparatur Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Andri Firnandi mengungkapkan, dua desa di Kecamatan Balen yang gagal melakukan seleksi perangkat desa adalah Mulyorejo dan Margomulyo. Untuk Desa Mulyorejo, mengajukan tiga kursi perangkat desa yang kosong, yaitu Sekretaris Desa, Kaur Keuangan dan Kasie perencanaan.

"Kalau Desa Margomulyo hanya Sekretaris Desa," ujarnya.

Terpisah, Camat Balen, Husnan menjelaskan, selain tidak masuk APBDes, dibatalkannya seleksi tersebut lantaran ditakutkan bakal berdampak pada keharmonisan masyarakat. Sebab, menurut informasi dari masyarakat, ada indikasi bakal ada calon titipan, lantaran pada pemilihan kepala desa sebelumnya kades incumben kalah saat pemilihan.

"Selain itu, waktunya juga mendesak dan pada awal September kades baru juga sudah dilantik," tegas mantan camat Gondang ini.

Terkait kejelasan seleksi sendiri, lanjut Husnan, bakal dilanjutkan oleh kepala desa baru. Sebab, selain mempunyai waktu yang lumayan panjang, seleksi perangkat tersebut juga bisa dimasukkan dalam P-APBDes.

"Masing-masih pihak antara Pemerintah Desa (Pemdes) dengan masyarakat juga sudah berdamai, dan sepakat bahwa seleksi ujian perangkat desa akan dilaksanakan oleh Kades baru," ucapnya kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : perangkat desa, ujian perangkat



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat