09:00 . Video Kecelakaan Bus Terguling di Jalan Bojonegoro Surabaya   |   08:00 . Bus Terguling di Jalan Bojonegoro - Surabaya   |   07:30 . Hindari Truk, Bus Terguling di Mojodeso   |   07:00 . Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar   |   19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |   14:00 . Melawan Belanda dengan Ilmu Kasat Mata   |   13:00 . Suara Community Institute: Inkubasi ‘Digital Journalism dan Content Creation’   |   07:00 . Ahli Gizi: Jangan Berikan Gula Tambahan pada Anak di Bawah 2 Tahun   |   19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

MbolangBareng JuruWarta Berdasar Fakta

Dewan Pers: Banyak yang Manfaatkan Keistimewaan Wartawan

blokbojonegoro.com | Tuesday, 10 December 2019 22:00

Dewan Pers: Banyak yang Manfaatkan Keistimewaan Wartawan

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Dalam kegiatan MbolangBareng JuruWarta Berdasar Fakta yang digelar ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama Tempo Institute, menghadirkan Ketua Bidang Pendidikan dan Pengembangan Profesi dari Dewan Pers, Jamalul Insan.

[Baca juga: MbolangBareng, Penyegaran Profesional Wartawan ]

Pada kesempatan tersebut, Jamalul menyampaikan bahwa profesi jurnalis atau wartawan memiliki keistimewaan dibandingkan dengan jabatan-jabatan. Dirinya menyontohkan, untuk bertemu dengan orang-orang yang mempunyai jabatan, semisal bupati, kapolres, gubernur dan sebaginya, memiliki kemudahan akses untuk doorstop atau bisa menemui langsung tanpa harus melalui birokrasi yang membutuhkan waktu tidak sebentar.

"Masyarakat umum, ataupun pejabat lainnya, jika ingin bertemu dengan bupati atau gubernur, harus lewat pengawalan maupun mengirim surat dahulu. Tetapi wartawan, misalkan telpon bisa langsung diangkat," tuturnya.

Kemudahan akses untuk bertemu dan duduk bersama orang-orang penting, menjadikan profesi wartawan tak jarang dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk menjadi wartawan. Akan tetapi, tidak menjalankan profesi sesuai dengan kode etik, lebih untuk kepentingan pribadi.

"Dengan previlege kemudahan akses, banyak yang mengaku wartawan, tapi ketika balik kanan menjadi ketua LSM, advokat ataupun yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan dan embel-embel wartawan," imbuhnya.

Karena keistimewaan itu, dibutuhkan regulasi dan media watch yang mengatur tentang profesi wartawan, sehingga apa yang dilakukan bisa dipertanggungjawabkan. [ito/mu]

Tag : dewan, pers, bojonegoro, tuban, profesi, wartawan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat