16:00 . Perspektif Siapa Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?   |   15:00 . Menko PMK RI Prof Pratikno Halal bi Halal   |   12:00 . Program KUSUMO, Bupati Bojonegoro Berdialog Langsung di Rumah Warga   |   11:00 . Jalur Bojonegoro Padat Merayap   |   10:00 . Lebaran ke 2, Jalan Nasional di Bojonegoro Mulai Macet   |   09:00 . Banyak Atraksi Kesenian di Wisata Sambut Pemudik saat Libur Lebaran   |   18:00 . Dilengkapi Rambu Petunjuk Arah, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet Bojonegoro   |   17:00 . Evaluasi Rutin Program Prioritas 100 Hari Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Perdana, Bupati dan Wabup Bojonegoro Gelar Open House   |   12:00 . Cek Saat Mudik Lebaran, Layanan Dinas Damkarmat Bojonegoro Tetap Buka 24 Jam   |   09:00 . Limit Transaksi Debit BRImo Bantu Nasabah Kelola Keuangan Digital   |   06:00 . Parade Oklik Malam Lebaran Idul FItri   |   05:00 . Sambutan Bupati Bojonegoro pada Salat Idul Fitri 1446 H   |   22:00 . Meriahnya Parade Oklik Idul FItri   |   21:00 . Parade Oklik di Bojonegoro Meriahkan Malam Idul Fitri   |  
Fri, 04 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Ada Masalah Keluarga, Warga Ngasem Bunuh Diri

blokbojonegoro.com | Saturday, 29 February 2020 15:00

Diduga Ada Masalah Keluarga, Warga Ngasem Bunuh Diri

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Seorang laki-laki asal Kecamatan Ngasem berinisial HU ditemukan meninggal di persawahan Dusun Ngembak Desa Setren Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.

Diduga HU bunuh diri lantaran mengalami tekanan akibat anak semata wayangnya mengalami gangguan jiwa dan sering kambuh.

Painan (45), salah seorang saksi mata mengatakan, korban ditemukan gantung diri di area persawahan yang berada di sebelah timur tower. Seketika itu melapor kepada keluarga korban.

"Ya sekira pukul 06.30 tadi pagi, saya melihat korban sudah meninggal dalam keadaan gantung diri di sebelah timur tower SUTT," ungkapnya.

Salah seorang tetangga korban, Ahmad Siswanto menjelaskan, selama ini memang korban tidak memiliki masalah keluarga. Namun korban beberapa hari ini tidak berani tidur di rumah karena ada salah satu anaknya yang bernama SU mengalami gangguan kejiwaan dan sering kambuh. Dan apabila kambuh langsung telanjang dan merusak barang-barang di rumah.

"Tidak ada masalah keluarga terlebih istrinya. Hanya saja korban kerap bercerita tidak berani tidur di rumah, karena ada salah satu anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan dan kerap kambuh," terangnya.

Selanjutnya setelah mendapatkan penjelasan dari petugas medis Puskesmas Ngasem dan Petugas Polsek Ngasem, korban murni meninggal gantung diri. Dari hasil olah TKP, pada leher terdapat luka bekas jeratan tali dengan kedalaman sekitar 0,5 cm, pada kemaluan korban keluar cairan sperma, panjang mayat sekitar 160 cm, serta tidak ada tanda-tanda kekerasan/penganiayaan pada bagian tubuh lain. [liz/mu]

Tag : gantung, bunuh diri



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




No comments

blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat