18:00 . Tanah Samping Kali Avour Longsor, Ratusan Hektar Sawah Terendam   |   18:00 . Video Tanggul Sungai di Kanor Jebol   |   17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Tanggul Jebol, Beberapa Desa di Kanor Terkena Dampak   |   15:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tergerus Air, Jembatan Penghubung Ngasem-Bubulan Ambrol

blokbojonegoro.com | Monday, 24 February 2020 12:00

Tergerus Air, Jembatan Penghubung Ngasem-Bubulan Ambrol

Kontributor: Herman Bagus

blokbojonegoro.com - Setelah tergerus air sungai Tidu yang cukup deras, jembatan yang menghubungkan Kecamatan Ngasem menuju Kecamatan Bubulan akhirnya jebol pada Minggu sore(23/2). Kondisi itu mengakibatkan aktivitas warga menjadi terganggu.

Warga yang rumahnya berada di dekat jembatan sementara harus menggunakan jalan darurat. Salah seorang warga Wasis Kasun Dusun Sambirejo Desa Setren Kecamatan Ngasem mengatakan kalau jembatan ambruk sekira pukul 16.30 WIB akibat tergerus air sungai.

"Jembatan putus dikarenakan penahan di bawah jembatan di gerus air banjir sehingga tidak kuat menahan beban. Akhirnya jembatan ambruk," katanya.

Sedangkan AKBP Dumas Kapolsek Ngasem menjelaskan, jembatan ambrol pada hari Minggu (23/2/2020) mulai sekitar  pukul 16.30 WIB s/d pukul 18.30 WIB, turun hujan deras  di wilayah Dusun Sambirejo Desa Setren dan sekitarnya, sehingga volume air anak Sungai Tidu naik dan mengalir deras. Sehingga mengakibatkan tergerusnya jembatan sisi sebelah barat yg menghubungkan Kecamatan Ngasem - Bubulan tepatnya di Dusun Sambirejo Desa Setren Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

"Jembatan ambrol dan putus pada sisi sebelah barat, akibat tergerus air yg mengalir deras. Panjang jembatan 10 meter dan lebar 4 meter, dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ujarnya.[her/lis]

Tag : Jembatan, ambruk, penghubung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat