20:00 . Hari Gizi Nasional, MI Darul Ulum Gelar Lomba Mewarnai se-Karisidenan   |   18:00 . Tak Hanya Bupati, Dua Anggota Dewan Juga Tinjau Tanggul Jebol Kedungprimpen   |   16:00 . Setelah NU Banyuwangi dan Sidoarjo, Giliran Rijalul Ansor NU Bojonegoro Dukung Gus Muhaimin   |   15:00 . EMCL Bersama Mitra Gelar LPJ Pembangunan Instalasi Air Bersih   |   14:00 . Pemkab Rencanakan Pengadaan Pompa Air di Lebaksari   |   13:00 . Tinjau Lokasi Jebolnya Tanggul Kali Avur, Bupati Minta Segera Dinormalisasi   |   12:00 . Kemendag Lepas Ekspor Olahan Sorgum Produk Unggulan Desa   |   11:00 . Latar Belakang Gunung Rengel, Jembatan TBT Cocok Buat Spot Foto   |   09:00 . Bengawan Solo Masih Siaga 1, Tren Turun Cepat   |   07:00 . Journaling Benarkah Bagus untuk Kesehatan Mental?   |   18:00 . Tanah Samping Kali Avour Longsor, Ratusan Hektar Sawah Terendam   |   18:00 . Video Tanggul Sungai di Kanor Jebol   |   17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Tanggul Jebol, Beberapa Desa di Kanor Terkena Dampak   |   15:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |  
Sun, 23 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen

blokbojonegoro.com | Tuesday, 18 February 2020 16:00

Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Ratusan hektar tanaman padi siap panen di  Desa Temu, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, terancam gagal panen. Pasalnya, tanaman padi tersebut terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Ingas yang melintasi Desa Temu.

Camat Kanor, Mahfud mengatakan, jebolnya tanggul disebabkan tidak mampu tanggul untuk menahan debit air yang terlalu banyak. Sehingga, sedikitnya 135 hektare lahan padi siap panen di Desa Temu terendam banjir.

“Kejadiannya terjadi pagi hari tadi, terkait kerugian kita belum bisa menaksirkan,” ujar Mahfud kepada blokBojonegoro.com.

Ia juga menjelaskan jebolnya tanggul yang mencapai lebar 3 meter itu hanya membanjiri lahan pertanian saja, tidak sampai kepermukiman warga. Sedangkan dalam menangani jebolnya tanggul, warga secara bergotong-royong memasang drajuk dan mengisi karung dengan tanah untuk menahan air sesaat.

"Pihak BPBD juga sudah kelokasi, semoga tidak jebol lagi karena masih ada sebagian tanaman padi yang belum dipanen," pungkasnya.[din/ito]

Tag : tanggul, jebol, kanor, pertanian



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat