17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |   13:00 . Dihantam CB, Pengendara Supra Meninggal Seketika di Tempat   |   12:00 . 262 Pasangan Muda Ajukan Dispensasi Kawin   |   10:00 . Olah Sayur Jadi Berbagai Cemilan, Penjualan Hingga Mancanegara   |   08:00 . Kebakaran Hanguskan 10 Bidak Pasar Ayam Bojonegoro   |   07:00 . Tips Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran   |   19:00 . Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Saat Larangan Mudik   |   18:00 . Nabung Emas Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Selama Pandemi   |   16:00 . Produksi Minuman Herbal Kekinian Wanita Asal Kapas Raup Omzet Belasan Juta   |   14:00 . Lebaran, Penumpang Perahu di Tambangan Sarirejo Meningkat   |   11:00 . Korsleting Listrik, Rumah Warga Kuncen Ludes Terbakar   |   08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |  
Sun, 16 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kasus Dugaan Pungli PTSL

Belasan Warga Kedungrejo Laporkan Panitia PTSL ke Kajari

blokbojonegoro.com | Tuesday, 03 March 2020 14:00

Belasan Warga Kedungrejo Laporkan Panitia PTSL ke Kajari

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Belasan Warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kedungadem mendatangi Kejaksaan Negeri (Kajari) Bojonegoro guna melaporkan dugaan pungutan liar oleh panitia Progam Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di desa setempat.

"Kami mendatangi Kejari untuk melaporkan panitia PTSL atas dugaan biaya PTSL itu tidak sesuai dengan SKB 3 menteri sebesar 150 ribu," ucap salah satu perwakilan warga Irawan

[Baca juga: Biaya PTSL Rp700 Ribu, Warga Kedungrejo akan Lapor ke Pengadilan ]

Lanjut dia, akan tetapi biaya PTSL di Desa Kedungrejo ini, biaya yang dikenakan sebesar Rp700 ribu, dengan jumlah itu warga merasa biaya yang dikenakan oleh pemohon PTSL itu dinilai cukup tinggi, terlebih lagi biaya yang ditetapkan panitia PTSL cukup jauh dari acuan SKB 3 menteri yang ditetapkan.

"Selain itu, beberapa warga yang sudah membayar biaya PTSL juga tidak diberikan tanda bukti pembayaran (Kwitansi) oleh panitia  PTSL," cakapnya.

Masih kata Irawan, dari PTSL ini ada sekitar 1800 lebih bidang tanah yang diajukan warga untuk ikut PTSL tersebutt. Dari jumlah seribuan bidang tanah itu, pemohon PTSL sudah bayar ada sekitar 1400 an pemohon.

Saat pelaporan ke Kejari Bojonegoro, warga diterima langsung oleh Kasi Intel Kajari Bojonegoro, dengan membawa beberapa berkas pelaporan dugaan adanya pungutan liar. [saf/ito]

Tag : ptsl, bojonegoro, kedungrejo, kedungadem

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat