Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen

blokbojonegoro.com | Friday, 05 June 2020 15:00

Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Balen

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Warga Desa Lengkong Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (5/6/2020) pagi, dihebohkan dengan ditemukannya ular sanca kembang di area persawahan. Hewan reptil berbisa tersebut tergeletak, setelah tersengat aliran listrik yang dipasang di seputar pematang sawah petani setempat.

"Tahunya ular itu sudah tergeletak di sawah, saat mengecek tikus yang tesengat aliran listrik," kata pemilik sawah, Rajam sambil menunjukkan lokasi ular.

Setelah mengetahui ular tersebut, ia kaget karena ukuran ular yang besar dan baru pertama kali mengetahui. Sehingga ia berteriak memberitahukan kepada warga dan petani lainnya keberadaan ular besar yang tersengat itu.

"Akhirnya warga datang dan membawanya ke rumah. Belum tahu mati apa hidup ularnya, tapi perutnya membesar dan punggungnya ada bekas sengatan listrik," jelasnya.

Sementara itu warga lainnya, Tukijan yang mengecek kondisi ular tersebut mengaku, awal kemunculan ular sanca kembang sudah diperkirakan banyak warga. Pasalnya beberapa hari kemarin, warga ada yang sempat melihat ular dengan panjang sekitar dua meter.

"Tidak tahu nanti dijual apa dirawat warga. Terpenting kita bawa pulang dulu," pungkas tokoh masyarakat sembari membawa ular pulang kerumahnya.

Tampak ular berukuruan sekitar dua meter dengan berat diperkirakan 30 kilogram tidak berdaya lagi dengan perut membesar. Namun ular berukuran yang jarang dijumpai itu menjadi tontonan masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Balen. [zid/mu]

Tag : ular sanca, ular

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini