19:00 . Upaya Preventif Pernikahan Dini Bisa Dilakukan Mulai dari Keluarga   |   19:00 . Jembatan Sendangharjo Rusak, Warga Tetap Nekat Melintas   |   18:00 . Jumlah Santri di Ponpes Bojonegoro Meningkat Selama Pandemi   |   17:00 . Dishub Bojonegoro Luncurkan Layanan Pengaduan Pungli Parkir Liar   |   16:00 . Sudah Lunas, Pemilik Katering Minta Dirinya Tidak Dilibatkan pada Polemik Persibo   |   15:00 . Pladu, Warga Sekitar Bendung Gerak Panen Ikan   |   14:00 . Tingkatkan Pengetahuan Tentang Periklanan Digital Google News Initiative - AMSI Gelar Pelatihan   |   13:00 . 3 Varian Baru Covid-19, Berikut ini Penjelasannya   |   12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |  
Wed, 16 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wanita Ini Sulap Jelantah Jadi Sabun Cuci

blokbojonegoro.com | Friday, 26 June 2020 20:00

Wanita Ini Sulap Jelantah Jadi Sabun Cuci

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Minyak jelantah atau limbah minyak goreng, tentu tidak asing bagi masyarakat, terutama para Ibu rumah tangga.

Sayangnya, minyak jelantah ini sering terbuang sia-sia usai penggorengan. Melihat situasi ini, Retno Pujiastuti, wanita asal Gang Bromo, Kelurahan Sumbang, Bojonegoro berusaha mengolah limbah rumah tangga itu menjadi sabun yang unik serta memiliki manfaat. 

Berawal dari sebuah pengalaman menjadi seorang aktivis komunitas penggiat lingkungan selama bertahun-tahun, ia merasa jiwanya terketuk melihat limbah-limbah rumah tangga yang tak terpakai. 

"Memang dari awal ada pengalaman sebagai aktivis lingkungan. Saya lihat ada banyak limbah rumah tangga yang terbuang sia-sia, rasanya sangat disayangkan sekali. Akhirnya saya lakukan trial and eror untuk mengolah," tutur Retno. 

Di sela-sela kegiatannya, dirinya menyajikan proses produksi sabun limbah jelantah miliknya. Dari mulai pemisahan limbah minyak jelantah dengan arang aktif, hingga proses pencampuran air, minyak jelantah yang telah disuling dan soda garam. 

Retno juga berujar, perlu proses 24 jam untuk melakukan produksi hingga pencetakan campuran limbah menjadi sabun cuci tangan. Berikut takaran air secukupnya sekitar 100 ml, minyak jelantah yang telah disuling 300 gram, dan soda garam pada takaran 44 gram.

"Prosesnya hampir 24 jam untuk memperoleh cetakan sabun yang sempurna. Serta pencampurannya antara soda garam hingga minyak jelantah harus sesuai takaran," ungkap Wanita yang bertempat tinggal di Gang Bromo ini.  

Menariknya, sabun daur ulang miliknya tak hanya untuk diperjualbelikan secara umum. Dia juga mengajarkan warga masyarakat cara mengolah limbah rumah tangga menjadi barang multifungsi. 

"Orientasi tidak hanya untuk diperjualbelikan berupa souvenir, akan tetapi yang paling utama sebagai edukasi masyarakat terkait pemanfaatan limbah rumah tangga supaya tidak terbuang sia-sia," pungkasnya. [liz/lis]

Tag : Limbah, lingkungan, jelantah

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more