11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bahas Persibo, Pemkab Diskusi Bareng Suporter dan SKK Migas

blokbojonegoro.com | Wednesday, 26 August 2020 20:00

Bahas Persibo, Pemkab Diskusi Bareng Suporter dan SKK Migas

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, SKK Migas bersama Suporter Persibo Bojonegoro mengadakan diskusi guna membasah nasib kedepan dari klub kebangaan masyarakat Bojonegoro. Acara yang dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro, Sekda, Dispora, KONI, Askab, Pemerhati Persibo dan seluruh elemen suporter Persibo ini diadakan di Omah Inspiratif, Rabu (26/8/2020).

Diskusi bersama para suporter ini merupakan tanggapan dari Pemkab Bojonegoro kepada para suporter terkait tuntutan sebelumnya. Yang mana, para suporter menanyakan komitmen Pemkab dalam mengurusi nasib Persibo.

Bupati Bojonegoro, Anna Muawannah mengungakapkan diskusi bersama ini guna mencari solusi untuk Persibo Bojonegoro. Diundangnya SKK Migas juga diharapkan turut memberikan pandangan, jika nantinya dana CSR benar-benar digelontorkan untuk tim yang berjuluk Laskar Angling Dharma ini.

"Ini bentuknya masih diskusi, bukan untuk menentukan kontrak," ujar Anna Muawannah.

Bupati perempuan pertama Kabupaten Bojonegoro tersebut juga memberikan gambaran yang ditujukan kepada SKK Migas, seperti bola Voli Kabupaten Gresik yang didanai oleh Semen Gresik melalui dana CSR nya. Sehingga, diharapkan antara SKK Migas dengan Persibo bisa menemukan titik temu  kerjasama.

Acara ngobrol santai ini juga dihadiri oleh mantan manajemen Persibo Bojonegoro sebelumnya, yaitu Abdulloh Umar sebagai CEO dan Sally Atyasasmi sebagai Sekjen Persibo. Dalam diskusi tersebut, Abdulloh Umar dan Selly Atyasasmi menceritakan perjalanan Persibo sebelumnya saat berkompetisi.

Abdulloh Umar dan Selly Atysasmi menceritakan awal perjalanan Persibo dari menjuarai Piala Indonesia hingga mendapatkan sanksi dari PSSI dan menyelamatkan Persibo dengan membuat PT baru. Akan tetapi, yang menjadi masalah saat Persibo berkompetisi saat di Liga 3 Jawa Timur adalah permasalahan dana.

"Kalau masalah menurut kami tidak ada, tetapi kita kesulitan anggaran untuk mendanai Persibo," jelas Abdulloh Umar.

Menurut Umar, untuk menghidupi Persibo membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, seperti halnya penyewaan lapangan. Untuk menyewa Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro saja, managemen harus menyiapkan uang sebesar Rp45 juta dan itu pun belum operasional untuk keseharian para pemain.

"Bahkan untuk setiap Persibo berlaga di Stadion Letjen H. Soedirman Bojonegoro, kita hampir rugi sebesar Rp10 juta," terang Umar.

Umar juga mengatakan, saat ia menjadi manajemen Persibo sebenarnya ada beberapa perusahaan yang mau mendanai Persibo. Akan tetapi, ujung-ujungnya meminta proyek di Bojonegoro.

"Sebelumnya juga ada perusahaan dari luar daerah, seperti dari Jakarta yang akan mendanai Persibo, tetapi ujung-ujungnya juga minta proyek," jelasnya.

Dengan adanya SKK Migas di Bojonegoro diharapkan juga memberikan sumbangsing terhadap Persibo. Sebab, dengan adanya Persibo roda perekonomian masyarakat Bojonegoro juga ikut bergerak, seperti perdagangan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam diskusi ini, para suporter Persibo juga menyampaikan pendapatnya untuk nasib Persibo ke depanya. Seperti ketegasan Pemkab untuk menentukan apakah Persibo dikelola secara amatir atau profesional.[din/col]






Tag : Persibo, pemkab, skk migas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more