19:00 . Cerita Dwi Kurnia, Ikuti Seleksi CPNS Saat Hamil   |   18:00 . Pengurus PPDI Bojonegoro Dilantik, Pemkab Siap Beri Pelayanan Terbaik   |   17:00 . Inilah Titik Lokasi Mandiri SKB CPNS Pemkab Bojonegoro   |   16:00 . Rumah Cerdas Ceria Gelar Parenting untuk Si Buah Hati   |   15:00 . 435 Peserta Ikuti SKB CPNS Pemkab Bojonegoro   |   13:00 . Cerita Mbah Banung Sumitro dan Desa Blongsong   |   11:00 . Pelas Crispy, Kuliner Hits Kekinian   |   09:00 . Jalin Silaturahmi Asosiasi Pengrajin Batik Bojonegoro Belajar Batik Bledak Sogan Bojonegaran   |   07:00 . Benarkah Media Sosial Bikin Empati dan Rasa Tulus Masyarakat Berkurang?   |   22:00 . Mulai Besok, SKB CPNS Bojonegoro Diselenggarakan   |   20:00 . Lantik Kades PAW, Bupati Ajak Selaraskan Program Kesejahteraan Masyarakat   |   19:00 . Pendiri ISNU Asli Bojonegoro, Pengurus Harus Teruskan Semangat Berjuang   |   18:00 . Bupati Tunjukkan Inovasi Bojonegoro Pada Ajang Kepala Daerah Inovatif Kemendagri   |   17:00 . Awas...!! Saat Hujan Jalan Ini Rawan Tergenang   |   16:00 . Hujan Deras, Beberapa Jalan di Kota Bojonegoro Tergenang   |  
Sun, 28 November 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Harga Ayam Potong di Pasar Tradisional Bojonegoro Merangkak Naik

blokbojonegoro.com | Thursday, 03 September 2020 13:00

Harga Ayam Potong di Pasar Tradisional Bojonegoro Merangkak Naik

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Harga komoditi kebutuhan pokok dapur/rumah tangga. Baik komoditi jenis cabai, bawang, telur dan daging tidak bisa diprediksi setiap harinya. Te rkadang hari ini turun, besoknya kembali merangkak naik di pasaran.

Seperti yang terpantau oleh blokBojonegoro.com, dilapangan. Kamis, (03/09/2020) harga sejumlah daging ayam potong di pasaran diprediksi merangkak naik Rp 1.000 per kilogram. Atau harga semula Rp 17.000 menjadi Rp 18.000 kilogramnya.

"Hari ini harga daging ayam potong mulai naik. Dari harga semula Rp 17.000 kini naik Rp 18.000 per kilogramnya," ungkap Mbah Haji Yah, pedagang ayam potong.

Mbah haji yah juga berujar, kenaikan harga daging ayam potong ini baru terjadi hari ini. Naik berkisar Rp 1.000. "Kebaikan harga daging ayam potong baru terjadi hari ini. Berkisar Rp 1.000," ujarnya.

Ia juga merinci, adapun harga ayam jawa Rp 60.000, ayam Jawa standar Rp 50.000, ampela ayam Rp 2.000, kepala ayam Jawa Rp 2.000, cakar ayam Rp 5.000 serta usus ayam Rp 16.000. [liz/ito]

Tag : harga, ayam, bojonegoro, pasar



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Tuesday, 23 November 2021 19:30

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com Komisioner Dewan Pers, Agus Sudibyo melakukan proses verifikasi faktual untuk media blokBojonegoro.com, media lokal yang berkantor di Jalan KS Tubun Gang Srinayan No.3 Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa (23/11/2021) sore....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more