Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

2.130 Majelis Taklim di Bojonegoro Dapat Bantuan Insentif 200 Ribu Tiap Bulan

blokbojonegoro.com | Saturday, 26 September 2020 14:00

2.130 Majelis Taklim di Bojonegoro Dapat Bantuan Insentif 200 Ribu Tiap Bulan

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com -Keberadaan Majelis Taklim di Kabupaten Bojonegoro, memang secara tidak langsung punya peran penting untuk ikut menangkal faham radikal di masyarakat. Di Kabupaten Bojonegoro, jumlah Majelis Taklim terbilang cukup banyak, untuk mengakomodir itu semua Pemkab Bojonegoro melalui Kesejahteraan Rakyat (Kesra) ingin mengetahui secara pasti jumlah majelis taklim yang nantinya bisa mendapatkan insentif.

"Tahun 2020 ini, Majelis Taklim yang mendapat insetif yakni sebanyak 2.130," ungkap Kabag Kesra, Pemkab Bojonegoro, Sahari.

[Baca juga: Bupati: Majelis Taklim Ikut Berperan Dalam Kekokohan NKRI ]

Meski jumlah majelis taklim mencapai ribuan, namun menurut Sahari, nantinya majelis taklim yang mendapat bantuan insentif itu, yang mempunyai minimal memiliki anggota 50 orang. Walaupun begitu, nantinya, semua majelis taklim bakal tetap mendapat bantuan insentif asalkan majelis taklim tersebut sudah mempunyai Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

"Bantuan insetif yang diberikan ke majelis taklim sebesar 200 ribu setiap bulannya," terang pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro ini.

Lanjut Sahari, pemberian insetif kepada majelis taklim di Bojonegoro ini, sebagai salah satu wujud perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro sekaligus untuk mengetahui jumlah pasti majelis taklim yang sudah ber SKT.

"Mudah-mudahan insentif ini bisa memberi manfaat bagi semua," pungkas Sahari.[saf/ito]

Tag : Majelis, taklim, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini