11:00 . Manajemen Persibo Banding Atas Putusan Komdis   |   10:30 . Umar: Sanksi Komdis ke Persibo Tak Fair, Kita Dicurangi   |   08:00 . Persibo Bojonegoro Diberikan Sanksi Komdis PSSI Jatim   |   07:00 . Mengenal Tantrum Anak, Serta Bagaimana Cara Menanganinya   |   21:00 . Kemendag: Pasokan Kedelai Cukup untuk Natal dan Tahun Baru   |   19:00 . Kasur Busa Jadi Tren, Pengusaha Kasur Kapas Bertahan untuk Tetap Ada   |   18:00 . Antisipasi Lonjakan Covid Jelang Nataru, Stok Plasma Konvalesen di Bojonegoro Terpantau Aman   |   16:00 . Pemkab Salurkan BLTD Penanganan Kemiskinan Ekstrim di Bojonegoro   |   15:00 . Dilewati Dump Truk, Jembatan Penghubung Desa Sumbertlaseh Ambruk   |   14:00 . Menang 1-0, Boromania Antusias Sambut Kedatangan Tim Persibo   |   11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |  
Sat, 04 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saat Pandemi, Penjual Minuman Herbal di Dander Mampu Jual 50 Botol Perhari

blokbojonegoro.com | Monday, 09 November 2020 13:00

Saat Pandemi, Penjual Minuman Herbal di Dander Mampu Jual 50 Botol Perhari

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Adanya pandemi covid-19 membuat beberapa warga tengah mengkonsumsi minuman herbal untuk menambah sistim imunitas/kekebalan tubuh saat aktivitas.

Hal ini bahkan menjadi berkah tersendiri bagi penjual minuman herbal di Kabupaten Bojonegoro, bahkan peningkatan omzet mencapai angka 90 persen dalam satu hari.

Salah satu penjual minuman herbal asal Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Dian Novi mengatakan usaha yang ia lakoni sejak awal Tahun 2020 ini justru mengalami peningkatan penjualan sejak awal mulai beredar covid-19 di tanah air.

"Usaha ini sudah ada sejak awal tahun 2020, dan meningkat saat pandemi covid-19. Sebab dipercaya sebagai penangkal virus serta menjaga imunitas tubuh," ungkap wanita asal Desa Kunci.

Setiap harinya wanita yang akrab disapa Dian ini memproduksi minuman herbal beras kencur, kunyit asam, kunci sirih dan gepyok. Harganya pun bervariasi dari Rp 6.000 hingga Rp 22.000 kemasan satu liter.

"Saat pandemi seperti ini bisa produksi 50 botol perhari. Omzet bersih bisa capai 2 juta per bulan," imbuhnya.

Sebagai pelaku UMKM terutama minuman, ia juga berharap bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga turut mendukung dan mengedepankan usaha UMKM yang dilakukan oleh Masyarakat Bojonegoro. Sebab jika didukung dan diberdayakan mampu menjadi potensi ekonomi lokal kerakyatan. [liz/ito]

Tag : ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, masker, covid 19, satgas, satgas covid 19



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more