13:00 . Pembacokan Anak, Begini Kondisi Korban dan Pelaku di RSUD   |   13:00 . Akibat Korsleting Listrik, Rumah Perhutani di Temayang Ludes   |   07:00 . Ibu Hamil Harus Tahu, Kondisi Silent Killer Ini Bisa Sebabkan Komplikasi Kehamilan   |   19:00 . Liga Kacabdin Bojonegoro Wadahi Siswa Berkompetisi   |   18:00 . Halal Bi Halal, PAC ISNU Balen Mantapkan Program Kerja   |   14:00 . Libur Waisak, Harga Logam Mulia Antam Naik   |   12:00 . Masih Membludak Antre Tiket Bioskop Film KKN Desa Penari   |   11:00 . PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kedewan Masa Bakti 2021-2023 Resmi Dilantik   |   10:00 . Pemkab Renovasi Jembatan Penghubung Kecamatan Temayang dan Sugihwaras   |   09:00 . 1 Siswa SMA di Bojonegoro Tak Lulus Ujian   |   08:00 . Bernostalgia Bareng Tamiya, Ini Tips dan Perawatannya   |   07:00 . Sering Berkeringat di Malam Hari Saat Tidur? Bisa Jadi Anda Mengalami 5 Kondisi Ini   |   18:00 . Ular Sanca Kembang Ditemukan di Pekarangan Warga Banjarsari   |   17:00 . Tak Terima Diejek, Anak 13 Tahun Bacok Teman Mainnya   |   15:00 . Bentor, Sarana Transportasi Alternatif Saat Terjebak Hujan di Terminal   |  
Tue, 17 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saat Pandemi, Penjual Minuman Herbal di Dander Mampu Jual 50 Botol Perhari

blokbojonegoro.com | Monday, 09 November 2020 13:00

Saat Pandemi, Penjual Minuman Herbal di Dander Mampu Jual 50 Botol Perhari

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Adanya pandemi covid-19 membuat beberapa warga tengah mengkonsumsi minuman herbal untuk menambah sistim imunitas/kekebalan tubuh saat aktivitas.

Hal ini bahkan menjadi berkah tersendiri bagi penjual minuman herbal di Kabupaten Bojonegoro, bahkan peningkatan omzet mencapai angka 90 persen dalam satu hari.

Salah satu penjual minuman herbal asal Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Dian Novi mengatakan usaha yang ia lakoni sejak awal Tahun 2020 ini justru mengalami peningkatan penjualan sejak awal mulai beredar covid-19 di tanah air.

"Usaha ini sudah ada sejak awal tahun 2020, dan meningkat saat pandemi covid-19. Sebab dipercaya sebagai penangkal virus serta menjaga imunitas tubuh," ungkap wanita asal Desa Kunci.

Setiap harinya wanita yang akrab disapa Dian ini memproduksi minuman herbal beras kencur, kunyit asam, kunci sirih dan gepyok. Harganya pun bervariasi dari Rp 6.000 hingga Rp 22.000 kemasan satu liter.

"Saat pandemi seperti ini bisa produksi 50 botol perhari. Omzet bersih bisa capai 2 juta per bulan," imbuhnya.

Sebagai pelaku UMKM terutama minuman, ia juga berharap bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga turut mendukung dan mengedepankan usaha UMKM yang dilakukan oleh Masyarakat Bojonegoro. Sebab jika didukung dan diberdayakan mampu menjadi potensi ekonomi lokal kerakyatan. [liz/ito]

Tag : ingat pesan ibu, pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pakai sabun, masker, covid 19, satgas, satgas covid 19



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat