19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   11:00 . Sah...! PR Fatayat NU se ANCAB Kanor Resmi Dilantik   |   10:00 . Malam Minggu di Jembatan Kanor Rengel Seperti Tahun Baru   |   09:00 . Tingkatkan Mutu Kampus, Mahasiswa UNUGIRI Hadiahkan Segudang Prestasi   |   07:00 . Toxic Relationship, Bagaimana Cara Menganalisa dan Mengatasinya?   |   19:00 . Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar Pengabdian Masyarakat di Panggon Sinau Ademos   |   16:00 . Upaya Menciptakan Situasi Aman dan Kondusif, TNI - Polri di Bojonegoro Gelar Cangkrukan   |   12:00 . BumDes Usaha Bersama Kalitidu Kembangkan Olahan Camilan Pisang Ulin   |   11:00 . Wujudkan Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih, Dinkes Canangkan Zona Integritas   |   10:00 . Ada Aksi Damai Pedagang Pasar, Es Doger Laris Manis   |   09:00 . Jembatan TBT Hidupkan Kawasan Kanor Bojonegoro dengan Rengel Tuban   |  
Mon, 17 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Farida Hidayati Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Ponpes Mifathul Hikmah

blokbojonegoro.com | Sunday, 15 November 2020 18:00

Farida Hidayati Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Ponpes Mifathul Hikmah

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Anggota Komisi IV DPR RI Farida Hidayati, mengadakan Sosialisasi 4 (Empat) Pilar Kebangsaan dan Silaturohmi ke wilayah yang menjadi Daerah Pemilihannya (Dapil) Bojonegoro - Tuban, Jawa Timur. Anggota Komisi IV DPR RI tersebut menggelar Sosialisasi dan Silaturohmi di Pondok Pesantren Mifathul Hikmah, Desa Sukorejo, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Minggu (15/11/2020).

Farida Hidayati menyatakan, 4 pilar kebangsaan tersebut adalah Pancasila, Undang undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika. Ia juga mengibaratkan 4 pilar Kebangsaan ini, ibarat sebuah kendaraan yang memiliki sistem 4 roda, yang harus seiring sejalan untuk mengantarkan seluruh penumpang pada tujuan yang telah ditetapkan.

"Sistem 4 roda itu jangan sampai dikurangi atau ditambah, karena kalau ditambah akan menganggu dan mengancam keselamatannya. Misalnya saja kalau ditambah paham paham khilafah, radikalisme dan terorisme, demikian juga kalau dikurangi," ujarnya.

Dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan, lanjut Farida Hidayati, nantinya diharapakan akan dikembangkan oleh para santri dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka yang sebagai generasi penerus bangsa dapat menjadi pemimpin dimasa depan.

Tak hanya itu, dengan menanamkan nilai kebangsaan, menurut politisi asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, para santri akan tahu bahwa betapa besarnya negara Indonesia, bhineka tunggal Ika dan mengerti tentang adanya paham-paham yang bersebrangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Farida juga meminta agar para santri belajar dari piagam Madinah, di mana masyarakat Madinah juga plural. Artinya, bukan islam semuanya, tapi bersatu padu, dengan Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tetapi tetap satu jua.

"Oleh karena itu, dengan 4 Pilar ini Indonesia menjadi kokoh dan Indonesia akan terus maju dan makmur, dengan Bhineka Tunggal Ika,” sambungnya.

Menurut Farida, generasi muda santri, pascareformasi perlu terus menerus diberi pemahaman tentang empat pilar kebangsaan. Sehingga masa depan bangsa akan lebih tegak dan kokoh dalam menuju cita-cita proklamasi.

"Implementasi 4 pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari hari dapat dimulai dari hal yang sederhana salah satunya adalah peka terhadap lingkungan yang ada disekitar. Seperti halnya, harus tolong menolong jika ada warga negara lainnya yang kesulitan, toleransi akan keberagaman, menjaga persatuan dan kesatuan dalam keberagaman," pungkasnya.[din/ito]

 

Tag : Farida, hidayati, ponpes



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat