17:00 . Dishub Bojonegoro Luncurkan Layanan Pengaduan Pungli Parkir Liar   |   16:00 . Sudah Lunas, Pemilik Katering Minta Dirinya Tidak Dilibatkan pada Polemik Persibo   |   15:00 . Pladu, Warga Sekitar Bendung Gerak Panen Ikan   |   14:00 . Tingkatkan Pengetahuan Tentang Periklanan Digital Google News Initiative - AMSI Gelar Pelatihan   |   12:00 . Kemenag Bojonegoro Gelar Bimtek untuk KUA   |   11:00 . Asprov PSSI Jatim: Pendaftar Persibo Hanya Pemilik PT yang Sah   |   10:00 . Geluti Usaha Backdrop, Ibu Muda ini Kantongi Omset Jutaan Rupiah   |   09:00 . 549 Peserta Berebut Kursi Perangkat Desa di Sumberrejo   |   08:00 . Manajemen Persibo 'Kebut' Kesiapan Tim   |   07:00 . Waspada Kecanduan Gadget, 40 Persen Anak Habiskan 30 Jam Main HP dalam Seminggu   |   17:00 . Bupati Anna Dukung Penuh Tahapan Verifikasi Menuju KLA   |   16:00 . Verifikasi Lapangan KLA, Dinas P3AKB Sampaikan Kondisi Bojonegoro   |   14:00 . Mbah Galong dan Sejarah Desa Sambong   |   12:00 . Temui Suporter Persibo, Begini Tanggapan Anggota DPRD Bojonegoro   |   10:00 . Suporter yang Mengatasnamakan Bojonegoro Bersatu Gelar Demo   |  
Tue, 15 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kontak Fisik Antara Ibu dan Bayi Punya Efek Positif dalam Jangka Panjang

blokbojonegoro.com | Thursday, 08 April 2021 07:00

Kontak Fisik Antara Ibu dan Bayi Punya Efek Positif dalam Jangka Panjang

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kontak fisik yang terjadi antara ibu dan bayinya yang baru lahir ternyata memiliki dampak jangka panjang dalam kehidupan sang buah hati. Hal ini terbukti dalam studi yang dilakukan peneliti Israel.

Lebih dari 20 tahun, para peneliti mengikuti perkembangan kehidupan bayi-bayi yang lahir pada pertengahan hingga akhir 1990-an hingga sekarang, saat mereka sudah dewasa.

Hasil terbaru studi terhadap hampir seratus orang dewasa muda menunjukkan kontak fisik antara sang ibu dan bayi memiliki dampak yang terukur pada fungsi otak sosial mereka, dan kemampuannya untuk berempati serta berhubungan dengan orang lain.

"Dampak kedekatan dengan tubuh ibu memungkinkan ibu dan anak menjadi lebih selaras, lebih sinkron satu sama lain selama 20 tahun perkembangan mereka," kata penulis studi Ruth Feldman, profesor ilmu saraf sosial perkembangan di Interdisciplinary Center Herzliya, Israel.

"Sinkronasi itu pada waktunya akan membuat otak peka sehingga lebih mampu berempati dengan emosi lainnya," sambungnya, dilansir Medical Xpress.

Secara berkala peneliti memeriksa dan menilai interaksi anak dengan keluarganya serta sinkronasi sosial ibu-anak, dimulai dengan isyarat dan tanggapan nonverbal sejak dini.

"Apa yang kami cari di otak adalah kemampuan otak untuk berempati dengan perasaan berbeda dari orang lain, kesedihan dan kesusahan orang lain, tetapi juga berempati dengan kegembiraan orang lain," lanjutnya.

Feldman mengatakan area otak yang secara khusus peka adalah amigdala dan insula.

"Kedua area itu peka oleh sinkronisasi seumur hidup agar berfungsi lebih baik, agar lebih mampu berempati dengan orang lain," imbuhnya.

Studi ini menambah data bahwa tahun-tahun awal kehidupan anak sangatlah penting. Orang tua menjadi lebih peka terhadap isyarat bayi mereka ketika mereka secara teratur melakukan kontak langsung, bahkan jika itu bukan kulit ke kulit.

*Sumber: suara.com

Tag : pendidikan, kesehatan, bayi, anak, balita

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more