16:00 . Dekopinda Bojonegoro Ikuti Unjuk Rasa Tolak OJK Awasi Koperasi   |   15:00 . Pemkab Bojonegoro Raih 17 Besar Kovablik Lewat Inovasi SMASH RSUD Sumberrejo   |   13:00 . Komunitas Ibu Profesional Akan Gelar Tour the Talent   |   20:00 . Jelang Pemilu, 749 Calon PPK Ikuti Tes CAT   |   19:00 . Curah Hujan Tinggi, TPT Jembatan Jetak Bojonegoro Longsor   |   18:00 . Waspada Penipuan Digital, Masyarakat Perlu Bijak Bermedsos   |   17:00 . Cegah Longsor dan Banjir, Pemkab Bojonegoro Bangun Tebing Penahan   |   16:00 . Polisi Terus Selidiki Laporan Dugaan Sertifikat Tanah Palsu di Kasiman   |   15:00 . Tips Hemat Hadapi Godaan Diskon Belanja Akhir Tahun   |   14:00 . Kejari Segera Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi APBDes Deling   |   13:00 . UINSA Terima Anugerah Top 45 Publik Inovasi Terbaik   |   12:00 . Diduga Kurang Konsentrasi, Remaja Meninggal Dunia Usai Menabrak Pemotor di Dander   |   08:00 . Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Juknis Inpres Pengadaan Kendaraan Listrik Kedinasan   |   07:00 . Bayi Rewel Saat Tidur Malam, Apa Bisa karena Ruam Popok?   |   19:30 . Oknum BPN Bojonegoro Dilaporkan Atas Dugaan Sertifikat Tanah Palsu   |  
Wed, 07 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pelajar SLB Pemerkan Karya Lukisan di ‘Pameran Lukisan perEMPUan’ Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Tuesday, 20 April 2021 08:00

Pelajar SLB Pemerkan Karya Lukisan di ‘Pameran Lukisan perEMPUan’ Bojonegoro

Kontributor : Uul Lyatin

blokBokonegoro.com - Pameran Lukisan 'per EMPU an' yang diselenggarakan oleh kelompok Pelukis Sangrupa secara resmi dibuka pada Sabtu (10/04/2021) lalu. Di antara sederetan lukisan yang terpajang, terdapat beberapa lukisan istimewa, yakni lukisan yang dibuat oleh 4 pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB).

Pameran yang berada di jalan Lettu Suwolo Kabupaten Bojonegoro ini dibuka selama 20 hari hingga tanggal 30 April mendatang. Pemeran tersebut di ikuti oleh 21 pelukis dari berbagai daerah dengan 50 lukisan yang dipamerkan.

“Dalam pameran ini, ada 50 lukisan yang siap memanjakan mata pecinta seni,” kata Eko Peye Fibermans selaku Founder Komunitas Sangrupa.

Yang menjadi sorotan mata dari beberapa lukisan yang dipajang merupakan yaitu hasil karya pelajar SLB yang bernama Mukhbita (19) ia merupakan penyandang tuna grahita atau gangguan pendengaran. Lukisan bertajuk Bunga Sepatu ini mendapat pujian dari sang Founder Sangrupa.

“Sungguh mengagumkan karya-karyanya, meski dengan segala keterbatasan mereka mampu melampaui secara teknik dan visualisasi dengan baik. Lagi pula mereka sangat percaya diri dan bangga bisa turut berpartisipasi dalam acara kali ini,” imbuh Eko.

Sementara itu ada total ada 4 pelajar yang mengikuti pameran yang digelar di Café Jambonesia tersebut. Pelajar SLB bukanlah anggota dari Sangrupa, namun pihak pameran sengaja memberikan akses kepada semua orang yang ingin berkarya, termasuk kepada mereka penyandang disabilitas.

“Sengaja Sangrupa untuk memberi ruang apresiasi bagi semua masyarakat entah mereka penyandang disabilitas, atau apapun itu, kita terbuka lebar kepada siapapun untuk memamerkan karyanya,” imbuhnya.

Selain itu, salah satu pengunjung yang bernama Diah, salah satu pengunjung pameran lukisan tersebut, sempat tak percaya saat melihat lukisan hasil karya pelukis dari SLB yang dipamerkan tersebut.

"Luar biasa karyanya, ada juga yang bikin kaligrafi. Saya hampir tak percaya kalau lukisan secantik itu adalah karya pelajar SLB," tandasnya. [uul/lis]

 

Tag : Lukisan, pameran, SLB, disabilitas



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat