20:00 . Hari Gizi Nasional, MI Darul Ulum Gelar Lomba Mewarnai se-Karisidenan   |   18:00 . Tak Hanya Bupati, Dua Anggota Dewan Juga Tinjau Tanggul Jebol Kedungprimpen   |   16:00 . Setelah NU Banyuwangi dan Sidoarjo, Giliran Rijalul Ansor NU Bojonegoro Dukung Gus Muhaimin   |   15:00 . EMCL Bersama Mitra Gelar LPJ Pembangunan Instalasi Air Bersih   |   14:00 . Pemkab Rencanakan Pengadaan Pompa Air di Lebaksari   |   13:00 . Tinjau Lokasi Jebolnya Tanggul Kali Avur, Bupati Minta Segera Dinormalisasi   |   12:00 . Kemendag Lepas Ekspor Olahan Sorgum Produk Unggulan Desa   |   11:00 . Latar Belakang Gunung Rengel, Jembatan TBT Cocok Buat Spot Foto   |   09:00 . Bengawan Solo Masih Siaga 1, Tren Turun Cepat   |   07:00 . Journaling Benarkah Bagus untuk Kesehatan Mental?   |   18:00 . Tanah Samping Kali Avour Longsor, Ratusan Hektar Sawah Terendam   |   18:00 . Video Tanggul Sungai di Kanor Jebol   |   17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Tanggul Jebol, Beberapa Desa di Kanor Terkena Dampak   |   15:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |  
Sun, 23 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bupati Bojonegoro Lakukan Pengecekan Lokasi Rencana KBSB di Desa Tondomulo

blokbojonegoro.com | Wednesday, 26 May 2021 14:00

Bupati Bojonegoro Lakukan Pengecekan Lokasi Rencana KBSB di Desa Tondomulo

Reporter: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Usai melaksanakan penyerahan sejumlah bibit tembakau jawa kepada para petani di Desa Ngujung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Rabu (26/5/2021) Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awannah langsung bertolak pada lokasi berikutnya yakni melakukan pengecekan persiapan Karya Bakti Skala Besar (KBSB) tepatnya di Dusun Bunten, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

[Baca juga: Bupati Anna Meninjau dan Menyerahkan Bibit Tembakau Kepada Petani Desa Ngujung ]

Didampingi Bappeda, Dinas PU Bina Marga, TNI dan Polri. Bupati Bojonegoro melakukan perjalanan panjang dari kota Bojonegoro menuju Dusun terpencil yang ada di Kecamatan Kedungadem.

Tak banyak yang tahu, ada sesuatu yang menarik di Dusun Bunten yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Nganjuk dan Lamongan.  Dengan menempuh jarak 70 kilometer perjalanan dari pusat Kota Bojonegoro, jalanan di Dusun ini cukup menantang bagi pengendara kuda besi jenis motor trail.

Pasalnya, dusun yang dihuni oleh sejumlah 97 KK ini, saat akan melintasi permukiman warga jalannya tampak begitu terjal dan penuh bebatuan. Bahkan air pun terasa sulit didapat dari tanah yang kering ini.

"Hari ini kami didampingi Bappeda, Dinas PU Bina Marga dan SDA Bojonegoro, TNI dan Polri mengecek rencana untuk KBSB. Kami juga menemukan listrik yang tiangnya sudah berdiri setahun lalu, karena pandemi ada keterlambatan proses celebrasi dan mudah-mudahan bisa terwujud," ungkap Bupati Bojonegoro saat berada di lokasi.

Bupati juga menambahkan, kedatangannya di Dusun Bunten ini juga melakukan pengecekan beberapa infrastruktur jalan dan jembatan untuk percepatan pelaksanaan pembangunan.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepala desa, kasun hingga camat setempat terkait jalan atau jembatan akses menuju Dusun Bunten," sambungnya.

Sementara itu, menurut informasi Pemkab Bojonegoro juga sedang merencanakan membuat tugu perbatasan anatar Kabupaten. Diantaranya Desa Bobol, Kecamatan Sekar - Karangjati, Ngawi, serta Klino, Sekar dengan Saradan, Ngawi. Dan Kesongo dengan Kumpul rejo, Lamongan, bahkan Desa Beji, Kecamatan Kedewan dengan Kenduruan, Tuban hingga  Wonocolo dengan Senori, Tuban.

"Masih ada beberapa lagi agar tapal batas jelas serta ART desain bangunan yang unik khas Bojonegoro," tandasnya. [liz/ito]

Tag : bunten, tondomulo, kedungadem, bojonegoro, bupati



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat