19:00 . Lembaga Pelatihan Kerja dan Sertifikasi Unugiri Gelar Webinar Santri Wirausahawan   |   18:00 . Kadin Bojonegoro Goes to Campus STEBI Al-Rosyid   |   15:00 . Jelang Tutup Bulan, Harga Emas Melesat Naik   |   14:00 . Hari Jadi Provinsi Jatim, Pelaku UMKM Di Bojonegoro Raih Penghargaan Economy Hybrid   |   13:00 . Capaian Vaksinasi Belum Sampai 50%, Bojonegoro Masih pada PPKM Level 3   |   12:00 . Malam ini Grand Final Pemilihan Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur   |   09:00 . Tunggu Burung Emprit, Warga Dander Disambar Petir   |   21:00 . Otodidak, Pemuda Warga Deru Ini Buka Usaha Gitar Custom   |   20:00 . Kadin Goes To Campus STIE Permata dan STIE Cendekia   |   19:00 . Bupati Bojonegoro Berharap BPD Turut Aktif dalam Abpednas   |   15:00 . Tingkatkan Mitigasi Bencana, Bupati Bojonegoro Pimpin Gelar Apel Siaga Pasukan   |   14:00 . Cuaca Panas Ekstrem Diprediksi Akan Menurun Bulan November Mendatang   |   13:00 . Harga Cabai Rawit Alami Penurunan 35%   |   08:00 . Tak Lelah Edukasi Pentingnya Vaksinasi Covid-19   |   07:00 . Tanaman Obat, Ini 7 Manfaat Daun Ketumbar   |  
Wed, 27 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Fauzan Fuadi : Sama-sama Salah, Kita Bantu yang Lemah

blokbojonegoro.com | Tuesday, 03 August 2021 22:00

Fauzan Fuadi : Sama-sama Salah, Kita Bantu yang Lemah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Perseteruan dua keluarga beda kasta dimungkinkan masih akan terus bergulir. Berbagai dukungan terhadap orangtua Kartika Damayanti (KD) di Desa Tondomulo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro ditunjukkan, salah satunya oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, Fauzan Fuadi.

Hal tersebut dilakukan Fauzan Fuadi, setelah rumah keluarga KD didatangi orang tua artis Ibu Kota beberapa waktu lalu. Namun pembelaan yang ditunjukkan Fauzan Fuadi yang menjabat ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, bukan tanpa dasar dan alasan begitu saja.

"Kenapa saya membela? Saya sekadar membantu kaum yang lemah, tidak ada maksud Pansos atau yang lainnya. Saya tidak ingin jadi artis. Tidak ingin jadi Gubernur atau Presiden. Jadi buat apa Pansos," ungkap Fauzan, Selasa (3/8/2021).

Menurut anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Dapil Bojonegoro - Tuban, dalam kasus ini ia menilai baik KD atau ortu ATT yang melabrak ke Kedungadem Bojonegoro, hakikatnya sama-sama tidak patut dicontoh. Tetapi perbedaannya, KD secara kesatria sudah mengakui kesalahannya, berjanji tidak mengulangi perbuatannya dan bertaubat.

"Sementara ortu ATT masih ngeyel, bahkan mengatakan orang lain berhati Iblis, Dajjal, mau penjarakan ortu KD sebagai jaminan agar KD pulang dan kata-kata tidak patut lainnya," ujarnya.

Fauzan menambahkan, sejak awal sudah mengimbau untuk berdamai, saling memaafkan. Sebagai sesama muslim, teladanilah akhlaq Rosulullah Muhammad SAW dalam kisah pengemis tua, buta dan Yahudi, yang tiap hari selalu membully Rosulullah dengan kata-kata tukang sihir dan sebagainya.

"Rosulullah membalas bully dengan kelembutan dan kasih sayang. Itu juga yang diterapkan oleh Gus Mus, ketika dimaki-maki oleh oknum beberapa waktu silam. Gus Mus dengan bersahaja memaafkan oknum tersebut. Harusnya ortu ATT mengerti, Berlian tidak akan menjadi sampah gara-gara bullying," papar politisi muda PKB itu.

Ditambahkan, jika ia disebut ikut campur urusan orang lain, itu tidak benar adanya. Sejak ortu ATT memposting foto ortu KD dan anaknya yang yatim itu di Sosmed (sosial media), maka kasus ini sudah menjadi ranah publik.

"Sehingga siapa pun bebas merespon. Apalagi kebetulan saya mempunyai tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat yang dijamin oleh konstitusi utk membela rakyat yang saya wakili," pungkas Fauzan Fuadi. [zid/lis]

 

 

 

Tag : Kasus, ayu Ting Ting, anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat