20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |   09:00 . Teknologi Informasi dan Komunikasi Berkembang, Jurnalis Harus Adaptasi dengan Tantangan   |   21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |  
Mon, 28 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Fauzan Fuadi : Sama-sama Salah, Kita Bantu yang Lemah

blokbojonegoro.com | Tuesday, 03 August 2021 22:00

Fauzan Fuadi : Sama-sama Salah, Kita Bantu yang Lemah

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Perseteruan dua keluarga beda kasta dimungkinkan masih akan terus bergulir. Berbagai dukungan terhadap orangtua Kartika Damayanti (KD) di Desa Tondomulo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro ditunjukkan, salah satunya oleh politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur, Fauzan Fuadi.

Hal tersebut dilakukan Fauzan Fuadi, setelah rumah keluarga KD didatangi orang tua artis Ibu Kota beberapa waktu lalu. Namun pembelaan yang ditunjukkan Fauzan Fuadi yang menjabat ketua Fraksi PKB DPRD Jatim, bukan tanpa dasar dan alasan begitu saja.

"Kenapa saya membela? Saya sekadar membantu kaum yang lemah, tidak ada maksud Pansos atau yang lainnya. Saya tidak ingin jadi artis. Tidak ingin jadi Gubernur atau Presiden. Jadi buat apa Pansos," ungkap Fauzan, Selasa (3/8/2021).

Menurut anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Dapil Bojonegoro - Tuban, dalam kasus ini ia menilai baik KD atau ortu ATT yang melabrak ke Kedungadem Bojonegoro, hakikatnya sama-sama tidak patut dicontoh. Tetapi perbedaannya, KD secara kesatria sudah mengakui kesalahannya, berjanji tidak mengulangi perbuatannya dan bertaubat.

"Sementara ortu ATT masih ngeyel, bahkan mengatakan orang lain berhati Iblis, Dajjal, mau penjarakan ortu KD sebagai jaminan agar KD pulang dan kata-kata tidak patut lainnya," ujarnya.

Fauzan menambahkan, sejak awal sudah mengimbau untuk berdamai, saling memaafkan. Sebagai sesama muslim, teladanilah akhlaq Rosulullah Muhammad SAW dalam kisah pengemis tua, buta dan Yahudi, yang tiap hari selalu membully Rosulullah dengan kata-kata tukang sihir dan sebagainya.

"Rosulullah membalas bully dengan kelembutan dan kasih sayang. Itu juga yang diterapkan oleh Gus Mus, ketika dimaki-maki oleh oknum beberapa waktu silam. Gus Mus dengan bersahaja memaafkan oknum tersebut. Harusnya ortu ATT mengerti, Berlian tidak akan menjadi sampah gara-gara bullying," papar politisi muda PKB itu.

Ditambahkan, jika ia disebut ikut campur urusan orang lain, itu tidak benar adanya. Sejak ortu ATT memposting foto ortu KD dan anaknya yang yatim itu di Sosmed (sosial media), maka kasus ini sudah menjadi ranah publik.

"Sehingga siapa pun bebas merespon. Apalagi kebetulan saya mempunyai tugas dan kewajiban sebagai wakil rakyat yang dijamin oleh konstitusi utk membela rakyat yang saya wakili," pungkas Fauzan Fuadi. [zid/lis]

 

 

 

Tag : Kasus, ayu Ting Ting, anak



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat