07:00 . Mematikan Dering HP Saat Salat, Apakah Batal?   |   06:00 . Kemenkeu dan Puspenma Kemenag Bahas Akselerasi Penyaluran Beasiswa   |   23:00 . Petugas Lakukan Olah TKP di Rumah Adik Pengasuh Ponpes Attanwir   |   22:30 . Iringan Doa Santri Ponpes Attanwir Percepat Pemadaman Api   |   22:00 . Kerjasama Tim Pemadam dan Santri Ponpes Attanwir   |   21:30 . Lantai Atas Rumah Adik Pengasuh Ponpes Attanwir Terbakar   |   20:00 . Kepemimpinan Pengawas di Bojonegoro Berakhir, Peserta Didorong Wujudkan Birokrasi Adaptif dan Inovatif   |   17:00 . Penyebab PHK Massal di Pabrik Rokok Bojonegoro: Cukai Mahal dan Rokok Ilegal   |   15:00 . 596 Buruh Pabrik Rokok di MPS Padangan Bojonegoro Kena PHK, Ini Penyebabnya..!   |   12:00 . Personil Dewa 19 Langsung dari Surabaya, Crew Lainnya di Bojonegoro   |   11:00 . Tidak Ada Sound Horeg di Bojonegoro   |   10:00 . Brewog, Mandala, RA Audiopro, Alvaro Audio Hingga Blizzard Getarkan Pucangarum   |   09:00 . Woww...! Pesona Pucangarum Cultural Carnival 2025   |   19:00 . 8,5 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan, Total Rp12,6 Miliar   |   18:30 . Optimalisasi Dana Umat, Potensi Capai Rp500 Triliun   |  
Fri, 29 August 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bukti Pemerintah Dukung UMKM Go Global, Kemendag Lepas Ekspor Ikan Kering ke Taiwan

blokbojonegoro.com | Wednesday, 17 November 2021 08:00

Reporter:  Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com – Sebanyak 2 ton ikan kering dengan nilai Rp 440 juta, diekspor  ke Taiwan. Pelepasan ekspor perdana ini dilakukan  Kementerian Perdagangan secara hibrida, Selasa (16/11/2021).

Dirjen PEN Kementerian Perdagangan Didi Sumedi saat menghadiri kegiatan pelepasan ekspor perdana ikan kering ke Taiwan menyampaikan, pelepasan ekspor ini merupakan keberhasilan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei, dalam memfasilitasi pelaku UMKM  untuk menembus pasar ekspor melalui penjajakan kesepakatan bisnis (business matching) yang digelar secara virtual.

“Pelepasan ekspor ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Pemerintah dalam mengembangkan UMKM Go Global. Keberhasilan menembus pasar ekspor ini merupakan proses yang panjang dan tidak mudah sehingga keberhasilan UMKM dalam menembus pasar global menjadi prestasi yang membanggakan dan harus dikembangkan,” ujar Didi.

Menurut Didi, Taiwan memiliki pasar yang cukup potensial. Populasi warga negara Indonesia di Taiwan merupakan salah satu jumlah yang terbanyak di dunia, yaitu sekitar 300 ribu orang. Selain itu, Taiwan merupakan negara dengan standar kualitas yang cukup tinggi. Artinya, UMKM yang telah menembus pasar Taiwan dapat memenuhi standar global.

“Banyaknya diaspora Indonesia di Taiwan dapat dimanfaatkan untuk membantu ekspor ke Taiwan. Ke depan, KDEI diharapkan terus melakukan pengembangan dan penetrasi pasar Indonesia di Taiwan melalui diaspora,” imbuhnya.

Kepala KDEI Budi santoso menyampaikan, KDEI Taipei terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke Taiwan dengan berbagai keterbatasan kondisi karena pandemi yang masih berlangsung. Salah satu cara yang sering dilakukan melalui virtual business matching dengan berkoordinasi dengan Ditjen PEN secara reguler.

“Fasilitasi pertemuan bisnis antara UMKM Indonesia dengan perusahaan Taiwan menjadi prioritas KDEI. Jumlah diaspora yang mencapai 300 ribu orang dapat memaksimalkan pemasaran produk UMKM sekaligus menjadi pintu masuk produk Indonesia ke Taiwan. Pelepasan ekspor perdana ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan Kemendag terhadap UMKM agar semakin percaya diri dalam menembus pasar global, khususnya ke Taiwan,” ulas Budi.

Direktur PT Kartika Amanah Sejahtera Sri Hendarto mengapresiasi dukungan Pemerintah yang telah memfasilitasi pertemuan bisnis dengan importir dari Taiwan . “Diharapkan pelepasan ekspor perdana menjadi langkah untuk memperluas pasar ekspor negara di kawasan Asia lainnya,” ucapnya. 

Pada periode Januari—Agustus 2021, neraca perdagangan Indonesia-Taiwan tercatat mengalami surplus sebesar USD 1,36 miliar. Surplus tersebut disumbang dari sektor nonmigas sebesar USD 1 miliar dan surplus sektor migas sebesar USD 363 juta.

Pada periode tersebut, ekspor nonmigas Indonesia ke Taiwan didominasi besi dan baja (HS 72) dengan nilai mencapai USD 1,5 miliar atau tumbuh 136 persen (YoY). Kemudian diikuti batubara (HS 27) dengan nilai USD 680,39 juta, atau naik 3,8 persen. Produk dengan pertumbuhan ekspor tertinggi antara lain bijih, kerak, dan abu logam (HS 26) meningkat sebesar 10.276,4 persen dan tembaga (HS 74) sebesar 226,3 persen (YoY).

Sedangkan, produk impor terbesar Indonesia dari Taiwan yaitu mesin/peralatan listrik (HS 85) dengan nilai USD 992,10 juta, diikuti dengan komoditas pesawat mekanik (HS 84) senilai USD 314,55 juta; plastik dan barang dari plastik (HS 39) senilai USD 264,8 juta; serta besi dan baja (HS 72) senilai USD 156,24 juta.

Hadir dalam acara pelepasan ekspor, Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei, Taiwan Budi Santoso, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Miftah Farid, serta Direktur PT Kartika Amanah Sejahtera Sri Hendarto

Tag : Kemendag, ekspor, Taiwan, ikan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




No comments

blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 26 August 2025 09:00

    KKN Institut Attanwir

    Sambel dan Wedang Sereh dari Balongrejo

    Sambel dan Wedang Sereh dari Balongrejo Di balik tenangnya kehidupan Desa Balongrejo, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro, tersimpan potensi besar yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Desa yang kaya akan tanaman herbal, seperti sereh, ternyata semakin...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat