15:00 . Kerjasama Perhutani dan Kimia Farma Surabaya Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat Umum   |   14:00 . PDM Bojonegoro Tetapkan 10 Dzulhijjah Jatuh 9 Juli 2022   |   12:00 . Satpol PP Jatim Beri Pelatihan Satgas Linmas Wilayah Bakorwil Bojonegoro   |   08:00 . PBNU Tetapkan Awal Dzulhijjah 1 Juli 2022   |   07:00 . Stres Selama Kehamilan Pengaruhi Jenis Kelamin Anak, Ini   |   17:00 . Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan: Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa   |   16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |  
Thu, 30 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Toko Online Menjamur, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Anjlok

blokbojonegoro.com | Tuesday, 03 May 2022 11:00

Toko Online Menjamur, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Anjlok

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Di tengah era digital saat ini, pertumbuhan toko online pun semakin menjamur. Begitu mudah, dan dekat dengan konsumen yang dapat diakses setiap saat tanpa batas waktu.

Keberadaannya pun semakin menjadi pilihan bagi warga yang hendak berbelanja aneka jenis kebutuhan, dan mulai meninggalkan toko-toko kecil, terutama di pasar.

Tidak heran kondisi ini memberikan pengaruh yang cukup besar bagi pelaku usaha toko di pasar. Bahkan imbasnya menggerus omzet 50% hingga 60%.

Elvi, salah satu pedagang pakaian di Pasar Tradisional Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro mengaku semakin menjamurnya toko online belakangan ini memberikan pengaruh yang besar bagi pedagang konvensional seperti dirinya.

"Karena dengan begitu masyarakat akan mencari sarana yang mudah untuk memenuhi kebutuhannya," ujarnya.

Ditambahkan, banyaknya keberadaan toko online, termasuk di media sosial (medsos) Facebook dan Instagram, membuat sejumlah toko-toko yang berada di pasar mulai kalah saing.

Selain menawarkan harga yang cukup murah, belanja via online juga menawarkan pelayanan yang mudah, dimana pembeli hanya cukup menunggu di rumah dan barang yang dipesan akan diantar atau sistem COD.

"Toko online sekarang banyak sekali, sudah itu harganya juga murah-murah. Kami sebagai pedagang baju merasakan sekali akan penurunan omzet ini," keluhnya.

Hal senada juga disampaikan Hambali, penjual pakaian di pasar tradisional Kecamatan Baureno Bojonegoro. Penurunan omzet menurutnya dipengaruhi oleh maraknya toko online, ditambah lagi dengan kondisi naiknya kebutuhan pangan hari ini.

"Kami sebagai pedagang baju yang ada di pasar ini merasa semakin hari pasar semakin sepi saja dari pembeli," tandasnya. [lin/mu]

Tag : toko online, pasar tradisional, pedagang pasar



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat