21:00 . Tanggapi Isu Nurul Azizah Akan “Dikuningkan”, Mitroatin: Kami Terbuka   |   18:00 . 11 Remaja Diringkus Polisi, Diduga Terlibat atas Kematian Remaja di Bojonegoro   |   17:00 . Golkar Bojonegoro Manuver ke Wahono-Nurul, Batal Usung Anna Muawanah   |   15:00 . DPP PBB Turut Berikan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |   07:00 . Kehadiran Agen BRILink Permudah Transaksi Keuangan Masyarakat di Desa   |   14:00 . 120.687 Ton Alokasi Pupuk Subsidi untuk Bojonegoro, Sebagian Belum Tersalurkan   |   13:00 . Ketika Bakso Pangkalan Makin Modern Bayarnya Bisa Pakai QRIS   |   09:00 . Dikenal Ulet, Pedagang Kelontong New Pasar.id Banjarejo Dapat Reward dari BRI   |   08:00 . Pelaku Usaha Terbantu Berkat KUR BRI, Kini Punya 5 Cabang Laundry di Bojonegoro   |   22:00 . 30 Pemuda Bojonegoro ikuti Workshop On The Street di Solo   |   20:00 . Perfomance Foklore Bojonegoro Thengul International Foklore Festival 2024   |   15:00 . Remas, Takmir, dan Pengelola Pendidikan Masjid Agung Darussalam Studi Tiru ke Jogokariyan   |   13:00 . Keren Masyarakat Bisa Bayar Mudah Pakai QRIS di Pekan Bojonegoro Thengul Internasional Folklore Festival 2024   |   22:00 . Dukung Wahono, Relawan GASPOOL Kanor Deklarasi   |   21:00 . DPP PPP Turunkan Rekomendasi ke Pasangan Wahono-Nurul   |  
Tue, 23 July 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Proses Tumbuhnya Bunga Bangkai

blokbojonegoro.com | Thursday, 13 October 2022 11:00

Proses Tumbuhnya Bunga Bangkai Bunga bangkai tumbuh di pekarangan samping rumah warga Dusun Mejasem, Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Tumbuhnya bunga bangkai (Amorphophallus titanum Bec) yang sensasional selalu mengundang rasa penasaran karena bentuknya yang tinggi besar dan aroma bau menyengatnya yang menyesakkan hidung.

Namun di balik itu semua ternyata masih ada rahasia lainnya yang dimiliki bunga bangkai yang belum banyak diketahui.

Para peneliti di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, mengungkap rahasia yang dimiliki bungai bangkai.

Rahasia pertama yang tak banyak diketahui ternyata bunga bangkai raksasa memiliki ribuan bunga kecil di dalamnya yang hanya bisa dilihat dari dekat jika jendela daun sudah terbuka.

"Bunga bangkai memiliki ribuan bunga kecil di dalamnya yang berwarna merah, sebenarnya bagian ini yang disebut bunga," ujar peneliti Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas-LIPI, Destri.

Destri mengatakan, kejadian mekarnya bunga bangkai jarang diketahui orang. Padahal, kata Destri, proses tersebut bisa disaksikan dengan menunggui dan merekamnya.

"Saat pertama kali mekar, bunga bangkai akan mengeluarkan asap, proses tersebut yang selalu ditunggu kami," katanya.

Destri mengatakan, proses keluarnya asap berlangsung cukup lama yakni setengah jam.

Ia mengatakan, jumlah individu koleksi bunga bangkai (Amorphophallus titanum Becc) berjumlah 11 spesimen, satu di antaranya merupakan induk yang didapat dari hasil kegiatan eksplorasi di Sungai Manau Kawasan Taman Nasional Gunung Kerinci Seblat (TNKS), Sumatera pada tahun 2000, sedangkan 14 individu koleksi lainnya berasal dari biji pohon induk.

Destri mengatakan, memerlukan waktu relatif lama yaitu empat tahun untuk satu kali pembungaan karena bunga bangkai memiliki tiga fase siklus hidup yang terdiri dari fase vegetatif, dorman, dan generatif.

"Keberadaan jenis ini di Kebun Raya Cibodas sangat penting sebagai upaya pelestarian, penelitian, dan pengetahuan masyarakat luas," katanya.

Menurutnya, kelestarian A. titanum terancam sehingga dilindungi dengan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 (Lampiran PP. No. 7/1999) dan termasuk tumbuhan langka di lndonesia (IUCN. 2000; Mogea et al., 2001).

Bunga bangkai memerlukan penyerbukan silang untuk membentuk biji, karena waktu masak bunga betina dan jantan tidak sama.

Padahal bunga betina dan bunga jantan masak atau siap melakukan penyerbukan hanya dalam satu malam.

"Jarangnya tumbuhan ini berbunga dan semakin jarangnya tumbuhan ini ditemukan di alam, menyebabkan kesempatan bunga ini untuk melakukan penyerbukan semakin kecil," katanya.

Kelestarian tanaman ini dengan demikian memerlukan bantuan manusia dalam bentuk pembibitan massal dan cepat, misalnya kultur jaringan dan diikuti reintroduksi di alam.

Destri mengatakan, meski seperti mati, namun bunga bangkai sebenarnya tak mati. Bunga bangkai memiliki fase beristirahat selama satu tahun untuk kembali lagi mekar.

Para peneliti mengatakan bunga bangkai tak tumbuh atau mati jika umbi dalam tanahnya terganggu.

"Retak terinjak atau kena beban berat di atas baru umbi rusak dan tak tumbuh," katanya.

Para pengunjung pun diimbau untuk berhati-hati saat masuk ke dalam taman koleksi bungai bangkai.

Beberapa batu melingkar dan patok menandai bunga bangkai yang sedang beristirahat.

"Umbi atau biji yang dipindahkan dari Jambi ke sini beratnya hampir satu kuintal," katanya.

Namun karena dari sisi ekonomis belum terlihat menguntungkan, bunga bangkai belum banyak dibudidayakan.

Padahal sejatinya bunga bangkai bisa ditanam di berbagai tempat asal cocok dengan iklimnya.

*Sumber: tribunnews.com

 

 

 

 

Tag : bunga bangkai



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 18 July 2024 14:00

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB

    2 UKM UNUGIRI Bojonegoro Kunjungi Redaksi bB Suasana Kamis (18/7/2024) di Jalan Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, banyak mahasiswa yang mengenakan seragam warna abu-abu dan hijau, berkumpul di D'Konco Cafe (Blok Media Group) yang juga satu...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat