19:00 . UNUGIRI Turut Meriahkan Expo HAB Kemenag Ke-79 di GoFun Bojonegoro   |   19:00 . Besok! Bupati dan Wabup Bojonegoro Terpilih Ditetapkan   |   17:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Gelontorkan Rp99 Miliar untuk Makan Bergizi Gratis   |   16:00 . Silpa APBD Bojonegoro Terus Melonjak, 2024 Capai Rp3,7 Triliun   |   15:00 . Isna Mutiara Fajrin, Guru Muda di Bojonegoro Geluti Usaha Hijab Sebagai Media Dakwah   |   14:00 . Isu Masjid Wisata Religi Bojonegoro Ditutup Sementara, DPKPCK: Tak Benar   |   12:00 . Harus Tahu, Ini Trik Menghindari Petir Saat Hujan   |   11:30 . Rektor UNUGIRI Kukuhkan Prof Minarti Jadi Guru Besar   |   11:00 . PJ Bupati Bojonegoro: D'Konco Cafe Pilihan Berwisata Kuliner   |   10:30 . Mahasiswa Unugiri Ajak Warga Karangdayu Olah Sampah Organik Jadi Arang Briket   |   10:00 . Ketua PP Ansor: Prof Minarti Membanggakan NU dan Bojonegoro   |   09:00 . Guru Besar Pertama di Bojonegoro, Inilah Profil Prof Minarti   |   08:00 . Sah...! Prof. Dr. Hj. Sri Minarti, M.Pd.I, Dikukuhkan Jadi Guru Besar   |   07:00 . Waspada..! Bojonegoro Masih Dihantau Hujan Disertai Petir   |   06:00 . Manajemen Persibo: Kita Wajib Kalahkan Deltras   |  
Thu, 09 January 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mahasiswa Unugiri Ajak Warga Karangdayu Olah Sampah Organik Jadi Arang Briket

blokbojonegoro.com | Wednesday, 08 January 2025 10:30

Mahasiswa Unugiri Ajak Warga Karangdayu Olah Sampah Organik Jadi Arang Briket

Pengirim: Jodi Aditya

blokBojonegoro.com - KKN 6 UNUGIRI sosialisasikan pengolahan sampah organik menjadi arang briket di Balai Desa Karangdayu Baureno, Senin (6/1/2025). 

Sampah organik menjadi permasalahan yang harus dihadapi bersama. Banyaknya batok kelapa di Desa Karangdayu membuat mahasiswa KKN 6 UNUGIRI berinisiatif untuk mengolahnya menjadi arang briket. 

"Jadi kita manfaatkan untuk membuat arang briket dengan nilai jual 16 ribu per-kilogram," ungkap Wildan Romadlon, penanggung jawab proker KKN pembuatan arang briket.

Proses pembuatan briket ini dengan membakar batok kelapa hingga menjadi arang, kemudian digiling menjadi bubuk, setelah itu dicampur dengan tepung, dan dicetak menjadi bentuk yang diinginkan. 

"Setelah dicetak, arang briket dijemur dibawah terik matahari selama 2-3 hari, tergantung cuaca," imbuh Wildan saat presentasi di depan warga yang hadir di balai desa. 

Banyak warga yang tertarik dengan inovasi ini, terbukti antusiasme mereka dalam mendengarkan dan bertanya dalam sosialisasi tersebut. Agus Romadon, selaku Kepala Desa Karangdayu berharap ini bisa menjadi usaha baru bagi warga. 

"Selain nanti Karangdayu menjadi sentra pengasapan ikan, juga bisa menjadi sentra pembuatan arang briket," imbuhnya saat diwancarai setelah sosialisasi berakhir. 

Arang briket ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya, nyala api berwarna biru, mirip seperti kompor gas, dan lebih tahan lama. Ini juga bermanfaat sebagai pengganti bahan bakar bagi para pengasap ikan Desa Karangdayu. [mu]

 

Tag : Kkn, mahasiswa kkn, unugiri, mahasiswa unugiri, mahasiswa bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat