Ziarah, Akhiri KKNT UPN Veteran Jawa Timur di Ponpes Langitan

Pengirim: Rohmatul Faizah*

blokBojonegoro.com - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi Pesantren yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) berkat kolaborasi erat antara LPPM UPNVJT dan Majelis Al-Muwasholah Baina ‘Ulama Al-Muslimin resmi berakhir pada Sabtu pagi (19/7/2025). 

Program yang digelar di Pondok Pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, ini ditutup dengan seremoni sederhana namun penuh makna. Diantaranya berziarah di pesarean masyayikh Ponpes ternama dari Kabupaten Tuban tersebut.

Selama tiga pekan, sebelas mahasiswa dari Kelompok 1 KKNT mengabdikan diri di lingkungan pesantren, mengusung program berbasis inovasi digital dan edukasi kewirausahaan. Mulai dari pelatihan digital marketing, monetisasi platform online, hingga pengenalan kecerdasan buatan (AI). Kehadiran mereka memberi warna baru dalam dunia pendidikan pesantren.

Penutupan kegiatan dihadiri langsung oleh Rais Idaratil Ammah Ponpes Langitan, Ustadz Muhammad Anshori, yang secara resmi menutup kegiatan. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi para mahasiswa. 

“Ilmu yang diberikan kepada para santri sangat bermanfaat, semoga jadi amal jariyah,” tuturnya.

Dalam momen penutupan, mahasiswa menyerahkan hasil program kerja berupa booklet edukatif dan plakat berbahan limbah plastik daur ulang. Plakat tersebut merupakan karya salah satu mahasiswa, Sulthan Atha, sebagai simbol kolaborasi sekaligus kepedulian terhadap isu lingkungan.

Rohmatul Faizah, S.Pd.I., M.Pd.I., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), menyampaikan apresiasi kepada pihak pondok. “Kami merasa sangat disambut dan didukung penuh oleh keluarga besar Ponpes Langitan. Ini menjadi pengalaman bermakna bagi mahasiswa,” katanya.

Tak hanya fokus pada program edukatif, mahasiswa juga melakukan ziarah ke makam para kiai di lingkungan pondok sebagai bentuk penghormatan spiritual sebelum kembali ke kampus.

Ketua kelompok, Raihan Wira, berharap program ini bisa memberikan dampak positif berkelanjutan bagi para santri. “Semoga apa yang kami bagikan bisa menjadi bekal menghadapi era digital tanpa meninggalkan nilai-nilai pesantren,” ucapnya.

Dengan berakhirnya program KKNT ini, semangat untuk menjembatani dunia pesantren dan perkembangan teknologi diharapkan terus tumbuh. Sinergi antara mahasiswa dan pondok pesantren diyakini menjadi kekuatan dalam mencetak generasi santri yang unggul dan adaptif terhadap zaman. [mad]

*Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKNT Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur (UPNVJT), asal Desa Simorejo, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro