Pemdes Mulyoagung Genjot Infrastruktur, Ketahanan Pangan Segera Jalan

Reporter: M. Anang Febri 

blokBojonegoro.com – Pemerintah Desa Mulyoagung, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar bagi masyarakat. 

Tahun ini, sejumlah proyek fisik telah berjalan secara bertahap, sementara alokasi anggaran untuk program ketahanan pangan sebesar 20 persen dari dana desa juga telah disiapkan dan segera akan direalisasikan.

Kaur Perencanaan Desa Mulyoagung, Wahyu Setiawan, menyebut bahwa meskipun program ketahanan pangan belum berjalan secara fisik, proses perencanaannya telah selesai dan pelaksanaan tinggal menunggu tahap teknis. Program ini menjadi salah satu prioritas karena berperan penting dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa.

"Anggarannya sudah dialokasikan, tinggal proses teknis dan pelaksanaannya saja. Kami pastikan program ini akan segera berjalan untuk mendukung ketahanan ekonomi dan kesejahteraan warga," ujar Wahyu.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur desa telah menunjukkan hasil positif di lapangan. Pembangunan saluran drainase sepanjang kurang lebih 300 meter telah rampung di RT 12 Dusun Ngangkatan. Proyek ini ditujukan untuk mengatasi genangan air saat musim hujan serta meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan permukiman warga.

Tak hanya itu, pemugaran gapura desa sebagai wajah utama Mulyoagung juga tengah dilakukan. Rehabilitasi jalan desa di dua lokasi, yakni Dusun Ngangkatan dan Dusun Jantur, turut menjadi fokus pembangunan. Akses jalan yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Desa (Kades) Mulyoagung, Sawiyono, menambahkan bahwa seluruh pembangunan difokuskan pada kebutuhan mendesak warga, termasuk pengerukan embung sebagai langkah antisipasi kekeringan dan program jambanisasi untuk meningkatkan kesehatan lingkungan.

"Setiap pembangunan kami arahkan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat," tegasnya.

Menurut Sawiyono, desa tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga kualitas hidup warga. Maka, tahun ini difokuskan memperbaiki infrastruktur dan menyiapkan ketahanan pangan agar ekonomi desa makin kokoh. Ia berharap seluruh fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan dirawat agar memiliki daya guna jangka panjang.

"Kami juga mengajak warga untuk ikut menjaga hasil pembangunan yang sudah ada. Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan desa kita," lengkapnya kepada blokBojonegoro.com, Kamis (24/7/2025). [Feb/mad]