Reporter: Rizki Nur Diansyah
blokBojonegoro.com - Aksi solidaritas pengemudi ojek online (Ojol) di depan Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro berlangsung singkat dan terbatas. Sebab, mereka khawatir, aksi damai tersebut disusupi oleh provokator, Sabtu (30/8/2025) malam.
Dalam doa bersama tersebut, mereka duduk melingkar mengelilingi lilin sambil melantunkan tahlil untuk Affan Kurniawan (21), pengemudi ojol yang meninggal dunia setelah digilas rantis Brimob saat aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) lalu.
[Baca Juga: https://blokbojonegoro.com/2025/08/30/diriver-ojol-berdoa-sambil-menangis-depan-dprd-bojonegoro/]
Pantauan di lapangan, doa bersama yang dimulai pukul 19.30 WIB ini mendapat pengamanan dari Polres Bojonegoro.
Ketua Ojek Online Bojonegoro Bersatu, Suwito mengungkapkan, aksi kali ini merupakan bentuk solidaritas untuk Almarhum Affan Kurniawan yang meninggal dunia saat demo di Jakarta.
Suwito menjelaskan, jumlah peserta sengaja dibatasi, sebab adanya informasi yang berbeda, perihal ancaman penyusup yang dikhawatirkan bisa memicu kericuhan.
"Doa bersama malam ini hanya diikuti oleh sekitar 100 orang. Mengingat disejumlah daerah terjadi kericuhan, dan kami mendapatkan informasi bakal ada yang menyusup makanya malam ini kami batasi,” ungkap Suwito.
Usai do'a bersama dan orasi terbatas, sekitar pukul 20.30 WIB para peserta membubarkan diri masing-masing, dan dilanjutkan dengan audiensi bersama Wabup Bojonegoro Nurul Azizah dan Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian di salah satu warung di Jalan Pemuda. [riz/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published