Awal Tahun Penuh Berkah, Kemenag Terima Hibah Tanah untuk KUA Gayam

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro menerima hibah tanah dari Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Kecamatan Gayam, untuk pembangunan Kantor Urusan Agama (KUA). Seremoni penyerahan hibah tanah ini dilakukan sebelum agenda Khotmil Qur'an dan Doa Bersama HAB Kemenag, dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan dan aktivitas keagamaan masyarakat setempat.

Kepala Desa Mojodelik, Hj. Yuntik Rahayu, menyampaikan bahwa hibah tanah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap penguatan layanan keagamaan. Ia menjelaskan bahwa selama ini Kecamatan Gayam belum memiliki gedung KUA permanen dan masih berpindah-pindah tempat.

"Alhamdulillah, kami dengan ikhlas menghibahkan tanah seluas kurang lebih 2.275 meter persegi. Tanah ini berada di titik yang strategis, satu kawasan dengan balai desa, masjid, lapangan voli, dan lapangan sepak bola. Ini memang titik vital desa," ujar Hj. Yuntik Rahayu kepada blokBojonegoro.com, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, hibah tanah tersebut bertepatan dengan momentum yang baik di awal tahun serta beriringan dengan peringatan Isramikraj, sehingga diharapkan membawa keberkahan bagi desa dan masyarakat.

"Mudah-mudahan dengan terbangunnya fasilitas ini, pelayanan semakin baik dan kegiatan keagamaan di masyarakat semakin meningkat," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro, H. Amanulloh, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas hibah tanah yang diberikan. Ia menegaskan bahwa keberadaan KUA di Kecamatan Gayam merupakan kebutuhan mendesak.

"Selama ini kami merasakan bagaimana Kementerian Agama belum memiliki kantor KUA di Gayam. Dengan hibah tanah seluas 2.275 meter persegi ini, Insya Allah akan dibangun KUA yang representatif dan bermanfaat untuk kepentingan agama dan keagamaan. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini menjadi amal jariyah," ungkapnya.

Setali tiga uang, Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, H. Sun'an berharap, pembangunan KUA Gayam nantinya tidak hanya menjadi pusat pelayanan keagamaan, tetapi juga menjadi ikon baru di Kabupaten Bojonegoro.

"Tidak semua orang yang diberi rezeki mau dan mampu bersedekah. Semoga hibah ini membawa keberkahan bagi Bu Kades dan keluarga, serta bermanfaat bagi masyarakat luas," pungkasnya.

Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro berkomitmen memanfaatkan hibah tersebut secara optimal guna meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan pembinaan umat di Kecamatan Gayam. [feb/mad]