Pengirim: Muhammad Hambali *
blokBojonegoro.com - "Kalau ada mahasiswa AM ditunggu kehadiran peserta didik dalam pembelajaran, berarti kalian berhasil," itulah petikan kalimat Muh. Da'un selaku Kepala MA Islamiyah Balen (Maisba) kala beri sambutan pembukaan Asistensi Mengajar (AM) Prodi PAI Fakultas Tarbiyah Unugiri di Aula, Sabtu (10/01/2026).
Kepada delapan mahasiswa AM, Da'un panggilan akrab Muh. Da'un, meminta kepada mereka perihal komitmennya. Salah satunya, terhadap kesepakatan dengan madrasah.
"Contoh, due jam pelajaran ojo sampai kosong," ungkapnya.
Da'un juga menambah, perihal lain yang perlu diperhatikan adalah kreativitas mengajar dan manajemen konflik. Kemudian selalu komunikasi dengan sejawat serta guru, adaptif dengan kultur madrasah, dan juga melakukan evaluasi diri.
"Ini yang sangat saya tantang kepada kalian semua, agar menjadi pendidik yang dirindukan," imbuhnya.
Sementara Dosen Pembimbing Lapangan, Usman Roin, menyampaikan terima kasih kepada Maisba yang dengan tangan terbuka menyambut mahasiswa AM. Ia juga memohon kepada guru pamong, berkenan untuk memberi arahan agar kala mahasiswa praktik mengajar sesuai dengan yang diharapkan.
"AM ini ruang praktik mengajar sesungguhnya, setelah teorinya dipelajari di ruang perkuliahan," jelasnya.
Hal senada disampaikan Ketua AM Kelompok 29 Muhammad Hambali, yang meminta kepada guru pamong berkenan menuntut, hingga bisa menjadi calon pendidik yang baik di masa depan.
Hadir dalam pembukaan program AM, Ketua Dewan Pembina Yayasan Ponpes Roudlotut Tholibin Balen KH. Abdullah Hilmi Al Djumadi, DPL, Kepala Maisba, Wakil Kepala, beserta Guru Pamong.
*Ketua Kelompok AM Kelompok 29 MA Islamiyah Balen.
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published