Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Bojonegoro menggelar pelatihan peningkatan kompetensi konselor pada Ahad (1/2/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bojonegoro. Pelatihan yang mengusung tema “Penguatan Kompetensi Konselor ‘Aisyiyah dalam Layanan Konseling Islami” ini dirancang sebagai ruang pembekalan bagi kader agar mampu merespons persoalan keluarga dan sosial secara profesional, empatik, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Dalam pelatihan tersebut, Ketua Pengadilan Agama Bojonegoro, Drs. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., menyoroti pentingnya kemampuan konselor dalam mengelola konflik rumah tangga.
"Konflik keluarga harus dibaca secara komprehensif agar konselor tidak sekadar memberi nasihat, tetapi mampu menawarkan solusi yang adil, terukur, serta selaras dengan syariat Islam dan hukum positif. Ketajaman analisis, menjadi kunci dalam menjaga ketahanan keluarga," tuturnya.

Penguatan perspektif perlindungan sosial disampaikan oleh Budiyati, M.Pd., yang menekankan peran konselor ‘Aisyiyah dalam pendampingan perempuan dan anak. Ia menyampaikan bahwa konselor perlu dibekali keterampilan advokasi agar mampu memberikan perlindungan nyata bagi kelompok rentan.
"Pendekatan konseling yang integratif penting agar empati dapat diterjemahkan menjadi tindakan yang berkelanjutan," tegas Budiyati.
Melalui pelatihan ini, ‘Aisyiyah Bojonegoro berharap para konselor memiliki kesiapan menghadapi persoalan nyata di masyarakat.
"Dengan bekal keilmuan, sensitivitas sosial, dan landasan spiritual yang kuat, layanan konseling Islami diharapkan mampu hadir sebagai solusi yang menenteramkan sekaligus berkeadilan bagi keluarga dan komunitas," ungkap Ketua PDA Bojonegoro, Hj. Zuliyatin Lailiyah, S.Pd.I. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published