Kakan Kemenag Bojonegoro: Harus Saling Menghormati Jika Ada yang Puasa Dulu

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, H. Amanulloh, menegaskan pentingnya sikap saling menghormati di tengah masyarakat apabila terjadi perbedaan penetapan awal Ramadan, termasuk jika ada kelompok yang lebih dulu memulai puasa.

Pernyataan tersebut disampaikan usai pelaksanaan rukyatul hilal awal Ramadan 1447 Hijriah di kawasan perbukitan Kecamatan Kedewan, Selasa (17/2/2026) malam, yang melibatkan unsur pemerintah daerah, ormas Islam, serta mahasiswa. Menurutnya, perbedaan dalam penentuan awal bulan hijriah merupakan hal yang kerap terjadi setiap tahun dan tidak perlu menjadi sumber perpecahan.

"Kalau nanti ada perbedaan dalam memulai puasa, itu sebuah keniscayaan. Kita saling menghormati karena metode dan pandangan keilmuan yang digunakan bisa berbeda-beda," ujar Amanulloh.

Ia menjelaskan, secara teori hasil hisab menunjukkan posisi hilal masih berada di bawah ufuk sehingga kemungkinan besar belum dapat terlihat. Meski demikian, proses rukyat tetap dilaksanakan sebagai bagian dari ikhtiar ilmiah dan syiar keagamaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Amanulloh berharap, semangat kebersamaan dalam kegiatan rukyatul hilal ini dapat memperkuat persatuan umat.

"Yang terpenting bukan siapa duluan, tapi bagaimana kita menjaga kerukunan dan saling menghargai dalam menjalankan ibadah," pungkasnya.