Bupati Setyo Wahono Ajak Warga Bojonegoro Jadikan Idul Fitri Momentum Persatuan dan Kepedulian

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan, dan meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama, Sabtu (21/3/2026).

Ajakan itu disampaikan dalam sambutan Bupati Bojonegoro yang diedarkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk dibacakan sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri di masjid-masjid yang menggelar Salat Id.

"Hari ini, 1 Syawal 1447 H / 2026 M kaum muslimin dan muslimat di seluruh penjuru dunia dan di pelosok tanah air termasuk di Kabupaten Bojonegoro tiada hentinya mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid sebagai wujud rasa syukur dan bahagia atas datangnya hari kemenangan," demikian sambutan Bupati Bojonegoro. 

Setyo Wahono menegaskan, Idul Fitri bukan hanya menjadi hari kemenangan setelah menjalani ibadah Ramadan, tetapi juga menjadi waktu yang tepat untuk kembali kepada fitrah, memperkuat nilai kebersamaan, serta menumbuhkan solidaritas sosial, terutama kepada masyarakat miskin dan kelompok rentan.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai upaya memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam secara kaffah, mengedepankan akhlakul karimah, serta memperkuat semangat persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain pesan keagamaan, Setyo Wahono juga menyampaikan sejumlah capaian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro selama sekitar 1 tahun 1 bulan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Nurul Azizah. Beberapa capaian yang disampaikan meliputi penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), peningkatan produksi padi, serta penurunan angka pengangguran terbuka.

Data yang disampaikan menyebut angka kemiskinan di Bojonegoro turun dari 11,69 persen menjadi 11,49 persen, atau berkurang 2.430 jiwa pada periode 2024 hingga September 2025. Angka stunting juga turun dari 14,1 persen pada 2023 menjadi 12,0 persen pada 2024. Sementara IPM naik dari 72,75 pada 2024 menjadi 73,74 pada 2025. Pada sektor pertanian, produksi gabah Bojonegoro pada 2025 disebut naik 24,7 persen dibanding 2024, sedangkan tingkat pengangguran terbuka berada di angka 3,90.

Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Setyo Wahono juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M serta Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh masyarakat Bojonegoro. [feb/mad]