Perkuat Ekonomi Umat, PCNU Bojonegoro Luncurkan PT HPN dan Produk AMDK Ecofit Water
PCNU Bojonegoro Luncurkan PT HPN dan Produk AMDK Ecofit Water

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Bojonegoro terus menunjukkan langkah konkret dalam memperkuat kemandirian ekonomi organisasi. Salah satunya dengan mendirikan badan usaha berbentuk perseroan terbatas, yakni PT Hidro Persada Nusantara (HPN) yang fokus mengembangkan usaha air minum dalam kemasan (AMDK) dengan merek Ecofit Water.

Kehadiran PT HPN menjadi bagian dari upaya PCNU Bojonegoro membangun sektor usaha produktif yang berkelanjutan. Selain menargetkan penguatan ekonomi organisasi, usaha ini juga diharapkan membuka peluang usaha baru bagi warga Nahdliyin serta masyarakat luas melalui jaringan distribusi dan investasi. 

Direktur PT Hidro Persada Nusantara, Mochamad Nurwahyudi, mengatakan usaha AMDK tersebut telah disiapkan dengan skema distribusi yang menyasar berbagai segmen pasar, mulai agen besar hingga penjualan eceran.

"Alhamdulillah, PT HPN hadir sebagai wujud nyata kemandirian ekonomi PCNU Bojonegoro. Kami tidak hanya ingin membangun usaha, tetapi juga menciptakan ekosistem distribusi yang bisa melibatkan warga NU secara luas," tutur Mochamad Nurwahyudi yang juga Ketua PC GP Ansor Bojonegoro itu, Kamis (26/03/2026)

Berdasarkan data yang dirilis, produk Ecofit Water tersedia dalam sejumlah varian kemasan, yakni botol 1.500 ml, 600 ml, 330 ml, 220 ml, serta cup 220 ml dan 120 ml. PT HPN juga menyiapkan skema harga yang disesuaikan dengan segmen pasar, mulai dari agen besar dengan pembelian skala truk, agen kecil menggunakan pick up, hingga grosir dan eceran. Untuk kemasan botol 1.500 ml, harga agen besar dipatok mulai Rp32.000 per karton dengan minimal pembelian satu truk.

Selain harga yang kompetitif, perusahaan juga telah menetapkan standar isi per karton untuk masing-masing ukuran. Kemasan botol 1.500 ml berisi 12 pcs, botol 600 ml dan 330 ml masing-masing 24 pcs, sedangkan kemasan cup 220 ml dan 120 ml berisi 48 pcs. Skema tersebut disiapkan agar distribusi produk lebih terukur dan memudahkan mitra dalam penjualan di berbagai level pasar.

Tak hanya fokus pada penjualan produk, PT HPN juga membuka peluang investasi kepemilikan saham bagi masyarakat, baik perorangan maupun korporasi. Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi membangun ekonomi berbasis keumatan dengan melibatkan partisipasi publik secara lebih luas.

Nurwahyudi juga menegaskan keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting dalam pengembangan perusahaan.

"Kami membuka peluang investasi saham, baik untuk perseorangan maupun korporasi. Ini adalah kesempatan untuk bersama-sama membangun kemandirian ekonomi umat melalui usaha yang terukur dan berkelanjutan," lengkapnya lagi.

Ia optimistis, usaha AMDK ini memiliki prospek cerah karena ditopang jaringan Nahdlatul Ulama yang kuat hingga tingkat bawah. Menurutnya, kekuatan jaringan tersebut menjadi modal penting untuk memperluas distribusi sekaligus memperbesar dampak ekonomi yang bisa dirasakan warga.

"Kami optimistis, dengan jaringan Nahdlatul Ulama yang luas, distribusi produk ini bisa menjangkau berbagai wilayah. Harapannya, ini tidak hanya menjadi bisnis, tetapi juga gerakan ekonomi bersama yang memberikan manfaat bagi umat,” tambahnya.

Pihaknya juga mengajak seluruh warga NU, badan otonom, hingga masyarakat umum untuk ikut ambil bagian dalam pengembangan usaha tersebut, baik sebagai agen, distributor, maupun investor.

"Ini adalah usaha bersama. Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin menjadi mitra, baik sebagai agen, distributor, maupun investor. Semoga langkah ini membawa keberkahan dan kemanfaatan," tandasnya. [feb/mad]