Reporter: M. Anang Febri
blokBojonegoro.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro terus mendorong peningkatan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), melalui sosialisasi Massive Open Online Course (MOOC) yang digelar secara daring oleh Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya.
Sebanyak 65 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 41 PPPK Tahap 2 Non Optimalisasi, 11 PPPK Tahap 2 Optimalisasi, serta 13 PPPK Paruh Waktu. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pelaksanaan orientasi PPPK berbasis digital.
Sebelum sosialisasi dimulai, peserta terlebih dahulu mendapatkan pembinaan dari jajaran pimpinan. Plt. Kasubag Tata Usaha (TU) Kemenag Bojonegoro, H. Moh. Sholihul Hadi, menegaskan pentingnya kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai ASN.
"Kami mendorong seluruh PPPK untuk bekerja dengan penuh kesungguhan, menjaga loyalitas, serta menunjukkan tanggung jawab sebagai bagian dari ASN," tegasnya, Rabu (29/4/2026).
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro, Amanulloh, menekankan pentingnya disiplin dan pengembangan diri secara berkelanjutan.
"Kami mengingatkan pentingnya menjaga disiplin kerja, membangun lingkungan kerja yang positif, serta terus mengembangkan kompetensi sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Kami ingin seluruh ASN memiliki rasa memiliki yang kuat terhadap institusi, sehingga kinerjanya semakin berkualitas," tuturnya.
Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama Nomor B-236/P.IV/KP.02/04/2026 tertanggal 16 April 2026 terkait pelaksanaan orientasi PPPK berbasis MOOC.
Dalam program tersebut, peserta diwajibkan mengikuti dua paket kurikulum, yakni Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN yang disusun oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah yang dikembangkan Kementerian Agama.
Peserta juga mendapatkan pembekalan teknis penggunaan Learning Management System (LMS) milik LAN, mulai dari pembuatan akun, akses materi, hingga mekanisme pembelajaran daring berbasis MOOC.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta mampu mengikuti proses pembelajaran secara mandiri dan optimal. Adapun pelaksanaan kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN dijadwalkan mulai 1 Mei 2026 secara serentak melalui metode asynchronous di LMS LAN, sehingga peserta dapat belajar sesuai ritme masing-masing. [feb/mad]
0 Comments
LEAVE A REPLY
Your email address will not be published