Ibu Hamil di Bojonegoro Akui Mudahnya Layanan JKN: Daftar Online, Persalinan Gratis
Watik, Ibu Hamil asal Gayam akui mudahnya layanan JKN selama proses hamil dan persalinan (Foto: blokBojonegoro.com/Rizki Nur Diansyah)

Reporter: Rizki Nur Diansyah

blokBojonegoro.com – Pengalaman positif dirasakan Watik Handayani (30), warga Desa Ringin Tunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, selama menjalani kehamilan hingga proses persalinan melalui layanan kesehatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Puskesmas Gayam.

Sebagai peserta JKN aktif, Watik mengaku terbantu dengan kemudahan akses layanan kesehatan, terutama melalui fitur antrean online di aplikasi Mobile JKN. Selama masa kehamilan, ia rutin memeriksakan kandungannya di poli Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Puskesmas Gayam.

“Bersyukur sekali kami sekeluarga menjadi peserta JKN. Berobat ke faskes sudah tidak perlu antre lama. Antrean online menjadi pilihan utama melalui Aplikasi Mobile JKN. Fitur ini sangat membantu karena menghemat waktu. Proses pendaftaran menjadi lebih praktis tanpa harus menunggu lama,” ungkap Watik, Minggu (7/6/2026).

Tak hanya kemudahan antrean, Watik juga menilai pelayanan tenaga kesehatan di puskesmas sangat memuaskan. Selama kehamilan, ia menjalani pemeriksaan rutin, termasuk ultrasonografi (USG) dan pemeriksaan laboratorium untuk memantau kondisi kesehatan ibu dan janin.

“Pemeriksaan rutin selama kehamilan ini termasuk ultrasonografi (USG). Tujuannya agar perkembangan janin berjalan dengan baik,” jelasnya.

Selain itu, Watik mengaku, dirinya mendapat vitamin MMN dan kalsium untuk membantu menjaga kesehatannya selama masa kehamilan. Tak berhenti disitu, pengalaman paling berkesan dirasakan Watik saat hendak melahirkan. Ia datang ke Puskesmas Gayam pada dini hari dan langsung mendapatkan penanganan cepat dari tenaga kesehatan.

“Dini hari saat saya datang ke puskesmas. Bu bidan sudah berjaga dan sigap memberikan pelayanan. Meskipun saat itu masih dalam suasana gelap, saya merasa sangat terbantu,” tuturnya.

Menurutnya, sikap ramah petugas membuat dirinya merasa tenang. Ia juga merasa tidak mendapatkan perlakuan berbeda sebagai peserta JKN.

“Saya juga tidak mendapatkan perlakuan yang berbeda dengan peserta lainnya. Semua diperlakukan sama tanpa diskriminasi,” ulasnya.

Di akhir, Watik menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan Puskesmas Gayam dan manfaat program JKN yang menurutnya sangat membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak.

“Biaya persalinan pun gratis dan tidak ada tambahan biaya lainnya. Semoga kedepannya, pelayanan JKN semakin baik, terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” pungkasnya. [riz/mad]