Liga Tarkam Putra Bangsa Cup II Gunakan VAR, Hadirkan Nuansa Liga Profesional
Wasit yang bertugas di Turnamen sepak bola antarkampung (tarkam) Putra Bangsa Cup II 2026 sedang meninjau VAR (Foto: Istimewa)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Turnamen sepak bola antarkampung (tarkam) Putra Bangsa Cup II 2026 mencatat sejarah baru di Kabupaten Bojonegoro. Kompetisi yang digelar di Lapangan Condromowo, Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo, ini menjadi liga tarkam pertama yang menerapkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) dalam setiap pertandingan.

Turnamen yang diikuti klub-klub dari berbagai wilayah di Bojonegoro tersebut berlangsung mulai 5 Juli hingga 30 Agustus 2026. Selain menjadi ajang kompetisi, Putra Bangsa Cup II juga diharapkan menjadi wadah pembinaan pemain muda sekaligus mempererat silaturahmi antarklub.

Ketua Panitia Putra Bangsa Cup II, Muhammad Zaenudin, mengatakan penerapan VAR merupakan bentuk komitmen panitia untuk menghadirkan pertandingan yang lebih modern, adil, dan profesional meski digelar di level tarkam.

"Ide penggunaan VAR muncul dari keinginan kami untuk menghadirkan pertandingan yang lebih adil dan profesional. Meskipun diterapkan secara sederhana dan disesuaikan dengan kondisi turnamen lapangan terbuka, teknologi ini sangat membantu perangkat pertandingan dalam mengambil keputusan penting dan krusial," ungkap Zaenudin.

Menurutnya, inovasi tersebut mendapat sambutan positif dari pemain maupun penonton. Kehadiran VAR memberikan pengalaman baru layaknya menyaksikan kompetisi profesional karena penonton dapat melihat proses peninjauan ulang keputusan wasit, sementara pemain memperoleh kepastian bahwa keputusan-keputusan krusial diambil secara lebih objektif.



Pada penyelenggaraan tahun ini, Putra Bangsa Cup II diikuti 27 tim yang dibagi ke dalam sembilan grup. Masing-masing grup berisi tiga tim yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bojonegoro sehingga persaingan berlangsung semakin kompetitif.

Tak hanya itu, sejumlah tim juga diperkuat pemain yang memiliki pengalaman di level profesional. Kehadiran mereka dinilai mampu meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus menjadi motivasi bagi pesepak bola muda daerah.

"Ya, beberapa tim diperkuat oleh pemain yang memiliki pengalaman bertanding di level profesional maupun kompetisi yang lebih tinggi. Hal ini tentu menambah kualitas pertandingan sekaligus menjadi motivasi luar biasa bagi pemain-pemain muda lokal untuk terus berkembang," lengkap Zaenudin.

Selain fokus pada pembinaan sepak bola, turnamen ini juga diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Antusiasme penonton yang memadati Lapangan Condromowo setiap pertandingan turut meningkatkan aktivitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

"Kami ingin menghadirkan hiburan olahraga yang sehat, membangun semangat sportivitas, dan mempererat persaudaraan. Lebih dari itu, kami berharap turnamen ini memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar Lapangan Condromowo. Harapannya, Putra Bangsa Cup bisa menjadi kebanggaan masyarakat Bojonegoro," tandas Zaenudin.

Rangkaian pertandingan Putra Bangsa Cup II masih akan berlangsung setiap akhir pekan hingga partai final yang dijadwalkan pada 30 Agustus 2026. [feb/mad]