Kolaborasi YBM PLN–Nurul Hayat Hadirkan Khitan Ceria Gratis bagi Anak Duafa
Usai disunat, peserta Khitan Ceria 2026 foto bersama dengan Manager PLN UP3 Bojonegoro dan Manager Nurul Hayat (Foto: blokBojonegoro/M. Anang Febri)

Reporter: M. Anang Febri

blokBojonegoro.com - Sebanyak 65 anak dari Kabupaten Bojonegoro dan sekitarnya mengikuti program Khitan Ceria yang digelar Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama Nurul Hayat di Kantor PLN UP3 Bojonegoro, Rabu (29/7/2026). Program sosial ini memberikan layanan khitan gratis menggunakan metode modern tanpa suntik dan tanpa jahit bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kepala Cabang Nurul Hayat Bojonegoro, Suluh Adi Gunawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan kolaborasi kedua bersama YBM PLN. Tahun ini jumlah peserta meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya.

"Alhamdulillah hari ini ada 65 anak yang siap dikhitan gratis dari seluruh Bojonegoro dan sekitarnya. Kolaborasi ini sudah yang kedua kalinya. Kami memberikan program khitan terbaik, yaitu tanpa suntik dan tanpa jahit menggunakan metode ring atau plasma, sehingga anak-anak tidak takut untuk berkhitan," ungkapnya.

Laki-laki yang akrab disapa Kak Gunawan itu menambahkan, metode yang digunakan telah memenuhi standar kesehatan. Tim medis berasal dari Pendekar Sunat dengan peralatan yang telah mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan RI serta tenaga yang telah tersertifikasi.

Ia menegaskan, layanan yang diberikan tidak berhenti pada proses khitan saja. Peserta juga memperoleh pendampingan hingga masa penyembuhan selesai.

"Program ini tidak hanya saat proses khitan, tetapi kami juga memberikan pendampingan pasca khitan sampai sembuh. Anak-anak mendapatkan paket obat, tas, baju koko, sarung, uang saku, serta bingkisan. Selama proses juga ada hiburan berupa dongeng dan pertunjukan pantomim agar mereka tetap ceria," jelasnya.

Pihaknya berharap semakin banyak anak-anak dhuafa yang berani menjalani khitan dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Dengan harapan, semakin banyak anak-anak dhuafa yang berani khitan, semakin bersih, sehat, dan kegiatan ini bisa terus berlanjut.

Pada kesempatan yang sama, Manager PT PLN (Persero) UP3 Bojonegoro, Danang Setiawan, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial PLN melalui YBM PLN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berkolaborasi dengan Nurul Hayat melaksanakan khitan bersama agar meringankan orang tua yang mengalami kesulitan biaya. Program ini benar-benar gratis, termasuk bingkisan dan obat-obatan pasca khitan sehingga anak-anak tetap bahagia dan ceria," tuturnya kepada blokBojonegoro.com disela aktivitasnya menyapa para peserta khitan.

Danang berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat.

"Mudah-mudahan ke depan ada program-program berkelanjutan seperti ini. Apa yang dibutuhkan masyarakat akan kami upayakan untuk terus kami dukung," imbuhnya.

Koordinator Tim Medis Pendekar Sunat, Suwardi, menjelaskan metode yang digunakan adalah teknologi plasma energi, salah satu metode khitan modern yang kini mulai banyak diterapkan di Indonesia.

"Metode plasma energi merupakan teknologi terbaru, dan alat yang kami gunakan sudah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan," jelasnya.

Salah satu peserta, Adit, siswa kelas III asal Kecamatan Sugihwaras, mengaku senang akhirnya bisa mengikuti khitan gratis tersebut.

"Aku senang, sekarang sudah berani khitan," ucapnya singkat.

Sementara itu, Ulifa, wali keluarga Adit, mengatakan putranya sebenarnya sudah ingin dikhitan sejak masih duduk di bangku taman kanak-kanak.

"Sejak TK sebenarnya sudah ingin khitan, tetapi baru kali ini ada kesempatan mengikuti Khitan Ceria bersama Nurul Hayat. Alhamdulillah sangat terbantu," ungkapnya.

Program Khitan Ceria menjadi salah satu bentuk sinergi antara YBM PLN dan Nurul Hayat dalam menghadirkan layanan kesehatan sekaligus meringankan beban keluarga kurang mampu di Bojonegoro. [feb/mad]