Bayangkan sebuah kelas matematika bukan lagi tempat yang terasa seperti labirin rumus tanpa ujung, melainkan sebuah ruang di mana ide-ide besar lahir dari pertanyaan sederhana yang diawetkan dengan rasa ingin tahu.
Di kala kita berdiri di ambang pemilihan pemimpin Bojonegoro, saatnya untuk memilih bukan hanya berdasarkan pertukaran uang atau janji-janji yang bersifat sementara. Sebaliknya, mari kita pandang pemilihan ini sebagai sebuah momen besar untuk menentukan masa depan yang lebih baik, dengan dasar cinta pada kesejahteraan bersama.
Mulai hari ini, Minggu-Selasa (11-13/2/24) sebagaimana tertera dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 adalah masa tenang.
Masa tenang sendiri bila merujuk UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, sebagaimana detail tertera pada pasal 1 ayat 36, adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.
Website resmi Bawaslu Bojonegoro dengan alamat https://bojonegoro.bawaslu.go.id/ belum atau tidak mencamtumkan dalam sebuah menu tautan tersendiri tentang WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS), jika kita bandingkan dengan website yang di rilis oleh Bawaslu pusat dengan alamat https://www.bawaslu.go.id/ terlihat jelas terdapat menu tautan khusus WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS). Sudah saatnya Website Bawaslu Bojonegoro ada tagline: Politik Uang, 60 detik vidio anda kami hargai dengan 20 X lipat transaksi money politik (contoh implementasi WBS).
Pemilihan Umum khususnya pemilihan legislatif di Bojonegoro bukan sekadar sebuah pesta demokrasi, tetapi suatu peristiwa monumental di mana rakyat bersatu dalam satu aksi untuk membawa perubahan dan menciptakan satu harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dalam momentum ini, setiap suara, setiap langkah, dan setiap tindakan memiliki makna yang mendalam.
Pakaian Ihram antara Syariat dan Hakekat, menjadi tema pembekalan sekaligus pengajian Rabu pagi bahda subuh tanggal 24 Januari 2024 di Masjid Nabawi al Munawaroh Madinah kepada jamaah umroh dari KBIHU Masyarakat Madani Bojonegoro yang berangkat dari Bojonegoro mulai tanggal 22 Januari 2024-3 Februari 2024. Dalam suasana yang sangat dingin pengajian itu terasa indah dan istimewa karena diadakan di masjid tempat di makamkan rosul allah Muhammad SAW.
Fenomena kasus pelecehan seksual yang terjadi dimasyarakat kini semakin marak terjadi. Terlepas dari apa statusnya, siapa korbannya, di mana tempatnya, kapan kejadiannya. Tak jarang pelakunya adalah orang-orang terdekat korban. Bahkan, saat ini pelecehan seksual tidak hanya dialami oleh perempuan saja, tetapi laki-laki juga bisa menjadi korban pelecehan seksual.
TAHUN-2024 Masehi sebentar lagi tiba. Dengan tibanya tahun baru, tentu semangat (spirit) kehadirannya tidak sekadar diujung perayaan saja, yakni pukul 00.00. Lebih dari itu, tentu bagaimana kita tetap memiliki semangat sama -dalam arti istikamah- atau justru meningkat dari tahun 2023 yang telah kita lalui.
Jelang pergantian tahun menuju tahun 2024 yang oleh banyak pihak sering disebut sebagai tahun politik, banyak aktivitas yang dilakukan oleh partai maupun calon kontestan untuk mempersiapkan diri menghadapi perhelatam politik yang sudah didepan mata. Istilah tahun politik ini wajar saja disematkan karena tahun depan bangsa ini akan menyelenggarakan Pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden termasuk pemilihan beberapa kepala daerah. Pada situasi ini kita semua bisa melihat bahwa para kontestan yang ikut ambil bagian dalam pemilu nanti sudah mulai aktif bergerak dan melakukan berbagai manuver untuk menarik simpati dan dukungan dari masyarakat dengan berbagai cara seperti melakukan kunjungan atau safari ke berbagai daerah, memaparkan visi, misi maupun program yang akan dijalankan jika terpilih nanti, hingga memanfaatkan jasa buzzer politik untuk mendukung pencitraan mereka dan sekaligus meyakinkan publik. Buzzer sendiri dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang menyediakan jasa dan dibayar untuk mempromosikan, mengkampanyekan, atau menutupi sesuatu dengan tujuan tertentu melalui media sosial. (https://mediaindonesia.com) Istilah buzzer ini sebenarnya sudah ada sejak lama dan digunakan sebagai salah satu strategi pemasaran untuk mendongkrak penjualan dan pemasaran salah satu brand tertentu, namun dalam perkembangannya buzzer ini berkembang dan mulai merambah ke berbagai sektor termasuk bidang politik.
MENCERMATI-kaleidoskop yang dipersembahkan blokBojonegoro.com, perihal pengajuan dispensasi perkawinan (diska) ke Pengadian Agama (PA) Bojonegoro menarik untuk dicermati. Pasalnya, berdasar data dari PA Bojonegoro, dari 435 anak, 80 diantaranya melangsungkan pernikahan dini lantaran hamil duluan.
Penulis tidak ingin membahas kenapa, dan bagaimana proses pengabulannya. Tetapi hal urgen bagi penulis adalah, dari “80†anak yang melangsungkan hubungan “layaknya pasutriâ€, kemudian hamil, lalu mengajukan diska dengan dalih merjaga marwah keluarga inilah yang perlu kita telaah agar tidak terulang lagi dan lagi, kemudian tumbuh subur berangka-angka.