Berharap Persibo Berlaga di Devisi Utama
Reporter: Parto Sasmito, M. Yazid
 
blokBojonegoro.com - Diakuinya Persibo Bojonegoro ke induk sepakbola nasional, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah disyukuri. Namun, masih ada satu yang mengganjal, yakni masuknya Persibo dan enam tim lain di Liga Nusantara, bukan di Devisi Utama.
 
Sebab, dari tujuh klub yang awalnya disanki dan dipulihkan, enam ada di Liga Nusantara dan cuma Persebaya Surabaya yang di Devisi Utama. Padahal jika mengaca pada sejarahnya, Persibo berada di kasta tertinggi sebelum terkena sanksi.
 
"Harapan peninjauan kembali posisi Persibo di Liga Nusantara sudah kita masukkan di surat yang dikirim kemarin," jelas Chief Executive Officer (CEO) Persibo Bojonegoro, Abdulloh Umar, kepada blokBojonegoro.com.
 
Surat tersebut dikirim manajemen Persibo ke pengurus PSSI dan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora). Ada beberapa poin, diantaranya ucapan terima kasih karena dukungan untuk kelangsungan Laskar Angling Dharma dan harapan Persibo dapat berlaga di Devisi Utama.
 
"Sebab, dari sejarah, prestasi, manajemen sampai infrastruktur, Persibo sangat layak berada di Devisi Utama," terang pria yang juga Wakil Ketua Komisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro tersebut.
 
Pihaknya juga sangat yakin, jika seluruh insan persepakbolaan di Kabupaten Bojonegoro setuju jika Persibo di Devisi Utama. Karena, sebelum menyebrang ke Indonesia Primer League (IPL), Persibo sudah lolos di Indonesia Super League (ISL), kasta tertinggi sepakbola nasional. Perjuangan ekstra keras telah dilampaui dengan Devisi II, I, Devisi Utama sampai dengan meraih juara di Piala Indonesia. [ito/zid/ang]